Advertisements

Info Sehat

This tag is associated with 7 posts

3 Fakta Homofobia dan RAHASIA para homofobik

Ilustrasi Fobia Sumber : Phobics-society-org.uk

Ilustrasi Fobia
Sumber : Phobics-society-org.uk

Sudah sejak tahun 1983, Kementrian Kesehatan menyatakan bahwa Orientasi Seksual tidak memenuhi kriteria penyimpanganseksual atau penyakit kejiwaan. Baca juga : Apakah harus mengulangi sejarah yang pernah disesali? Sedangkan Phobia sendiri adalah suatu kelainan ketakutan, biasanya didefinisikan sebagai rasa takut yang yang bersifat tetap terhadap sesuatu objek atau situasi yang mengakibatkan orang tersebut berusaha sedapat mungkin untuk menghindar, dan biasanya rasa takut itu tidak sepadan dengan bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh objek atau situasi tersebut.

Homophobia adalah suatu jajaran yang meliputi sikap dan rasa negatif terhadap Homoseksualitas atau orang yang didefinisikan sebagai Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender. Reaksi ini bisa diekspresikan dalam bentuk antipati, penghinaan, prasangka, keengganan dan kebencian yang terjadi karena ketakutan yang irrasional (tidak nyata) juga sering karena kepercayaan terhadap suatu agama.

Homofobia bisa diamati dari perilaku-perilaku kritisnya dan sifatnya yang memusuhi, seperti mendiskriminasi dan melakukan tindakan kekerasan terhadap orientasi seksual selain heteroseksual.  Berikut tipe-tipe Homofobia :

  1. Homofobia Institusionalized. Contohnya homofobia yang terjadi karena agama dan dukungan pemerintah sendiri terhadap homofobia tersebut.
  2. Homofobia Internalized. Megacu pada steretotip, keyakinan, stigma dan prasangka negatif terhadap homoseksualitas dan orang-orangnya, di mana orang tersebut merasa homoseksualitas akan mempengaruhinya. Orang ini bisa saja seorang heteroseksual atau pun LGBT itu sendiri. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa banyak homofobia terjadi pada orang-orang yang tertekan dengan homoseksualitasnya sendiri.
  3. Homofobia Sosial. Adalah ketakutan bahwa lingkungan akan mengidentisikasinya sebagai homoseksual.

Istilah-istilah yang ada di bawah homofobia sendiri termasuk:

  1. Lesbophobia -fobia terhadap lesbian dan segala sesuatu yang berbau lesbian,
  2. Bifobia -fobia terhadap biseksualitas dan orang-orang biseksual,
  3. Transfobia, fobia yang menargetkan transeksualisme dan pada transeksual, termasuk gender variance  dan gender role nonconformity -gender ynag tidak masuk dalam definisi maskulin dan feminin-.

Bagaimana menanganinya?

Sejak tahun 1990, tanggal 17 Mei ditetapkan sebagai Hari Internasional Melawan Homofobia dan Transfobia (IDAHO). Hari tersebut ditetapkan sebagai IDAHO setelah WHO menghapus homoseksual dari kategori penyakit menular.

Berdasarkan hasil penelitian Arus Pelangi di Jakarta, Yogyakarta dan Makasar, menunjukkan 89,3 person LGBTIQ menerima kekerasan baik verbal, fisik maupun psikis. Dari jumlah terbut 46,3 persen mengalami kekerasan fisik dan 79,1 persen mengalami kekerasna psikis. Dan sangat di sayangkan bahwa kekerasan tersebut malah banyak terjadi di sekolah, yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi semua anak untuk belajar.

Pencobaan bunuh diri pun tidak hanya terjadi Di Amerika Serikat yang pernah sangat ramai diperbincangkan. Dari hasil survei Arus Pelangi  17,3 persen LGBTIQ pernah mencoba bunuh diri dan 16,4 persen pernah melakukan percobaan bunuh diri lebih dari sekali.

Dalam situasi seperti ini keterlibatan pemerintah sangat diharapkan. Padahal sudah sangat jelas bahwa Indonesia itu berbhineka. Tetapi justru malah munculnya beberapa Peraturan, Undang-undang bahkan Fatwa yang semakin menyudutkan LGBTIQ

Sebagai contoh:

  •  Undang-Undang pornografi tahun 2006, mengateorikan Hubungan homoseksual sebagai hubungan menyimpang.
  • Perda di Provinsi Sumatra Selatan  no 13 tahun 2002, tentang pemberantasan Maksiat menggolongkan homoseksual dan anal seks yang dilakukan oleh laki-laki sebagai perbuatan tidak bermoral, sama seperti prostitusi, perzinahanm perjudian dan konsumsi alkohol
  • Perda Padang Panjang, Sumatera Barat no 9 tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penindakan Penyakit Sosial yang melarang siapa pun terlibat homoseksual dan lesbian
  • Aceh sejak September 2014, menerapkan hukum cambuk 100 kali dan penjara 100 bulan.
  • Palembang, Sumatra Selatan menyatakan semua aktivitas gay berhubungan dengan prostitusi, akan mendapat hukuman maksimal 6 bulan penjara dan denda Rp 5 juta.
  • Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Sekretaris Komisi Fatwa Asrorun Ni’am membuat proposal serupa pada Januari. Dia mengatakan sodomi lebih buruk daripada perzinahan dan seks di luar nikah, dan dihukum dengan hukuman yang lebih keras dalam hukum Islam.
  • 3 Maret 2015, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang menyerukan berbagai hukuman, dari cambuk hingga hukuman mati, untuk para kaum homoseksual

Kebhinekaan yang selama ini dikenal hanya suku, agama, ras dan budaya, padahal seksualitas juga merupakan keragaman.  Seperti yang diutarakan oleh Irwan M Hidayana, antropolog dan Kepala Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia.

Pendidikan seksual yang benar adalah satu-satunya cara untuk memerangi homofobia dan transfobia. Harusnya pendidikan mengacu pada kebenaran ilmiah seperti yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Pendidikan Tinggi. Ini memperlihatkan tidak sambungnya satu departemen dengan departemen lainnya.

Indonesia, sebagai anggota PBB sudah seharusnya mempertimbangkan keputusan-keputusan PBB. PBB, melalui SekJennya, Ban Ki Moon, menyatakan, “Hak-hak LGBT adalah Hak Asasi Manusia.”  Serta mendukung pemenuhan Hak-Hak LGBTIG yang tertuang dalam resolusi 17/17 Dewan HAM PBB tahun 2011, tentang Hak Asasi, Orientasi Seksual dan Identitas Gender serta 67/128 Majelis Umum PBB tentang Penghukuman Sewenang-wenang.

Jadi peran pemerintah dan lembaga-lembaga yang ada di bawahnya dalam memberikan pendidikan seksualitas yang benar berdasarkan kebenaran ilmiah baik di sekolah maupun di lingkungan sosial adalah kunci penanganan homofobia ini.

sumber :  Sciencetific Americankompaswikipedia Merdeka

Advertisements

18+ : Beberapa cara memasangkan Condom

Menyambung artikel yang berjudul memakai kondom yang sebelumnya, di sini kami ingin menunjukkan beberapa video edukasi tentang cara-cara memakai kondom.

Sayang sekali barang yang harganya murah tetapi mampu menghindarkan kita dari bahasa Penyakit menular seksual atau STD (Sexually transmitted dieaseas) ini sering dilupakan atau malah justru dianggap mengurangi rasa seks itu sendiri.

Mari kita belajar bagaimana cara memakai kondom dan cara membuangnya yang benar.  Cara membuang kondom yang benar tidak kalah pentingnya dengan cara memakainya.

  1. Perhatikan kondom, apakah masih dalam kondisi yang bagus, lihat pula tanggal kadaluwarsanya. Kondom dilengkapi pelicin yang mempunyai masa kadaluwarsa. Begitu pula bahan pembuat kondom, jika lewat masa kadaluwarsa, kualitas bahan sudah tidak bagus dan bisa robek.
  2. Buka bungkus kondom dengan tangan, jangan buka dengan gigi karena jika kurang hati-hati bisa merobek kondom itu sendiri.
  3. Pastikan penis dalam keadaan ereksi penih agar kondom bisa dipasangkan dengan tepat. Tepatkan kondom di atas Mr. P. bagian gulungan pastikan berada diluar. Jangan sampai terbalik.
  4. Pencet kepala kondom (tempat menampung sperma), dan mulai tarik gulungan kondom ke bawah (arah pangkal penis).
  5. Pastikan kondom terpasang dengan tepat. Gunakan kondom yang ukurannya pas. Jika terlalu kecil kondom bisa robek dan jika terlalu besar kondom bisa lepas saat digunakan.
  6. Mr. P sudah siap dan aman.
  7. Jika sudah selesai, tarik kondom dengan hati-hati. Ikatkan kondom agar sperma tidak keluar dari kondom. Bungkun dengan kertas tisue.
  8. Buang kondom ynag sudah dipakai ke tempat sampah.
  9. Jangan buang kondom ke toilet. Kondom terbuat dari bahan yang tidak larut air, sehingga bisa menyumbat toilet.

Yang tidak kalah PENTING adalah penggunaan pelicin. Sebaiknya gunakan pelicin yang terbuat dari bahan dasar air. Karena akan mengurangi cidera/terjadinya luka.

howToUseCondoms

cara memasang kondom sumber foto : officialcondom.com

 

Video-video cara memasang kondom, klik link-link di bawah ini:

Video 1

Video 2

Video 3

Video 4

 

Apa itu VCT (Voluntary Counseling dan Testing)

sumber foto : lifestyle.okezone.com

sumber foto : lifestyle.okezone.com

Secara harfiah artinya adalah Tes dan Konseling sukarela. Tetapi ini adalah kegiatan konseling bersifat sukarela dan rahasia, yang dilakukan oleh seorang konselor VCT yang terlatih, yang dilakukan sebelum dan sesudah test darah untuk HIV di laboratorium. Tes HIV dilakukan setelah klien terlebih dulu menandatangani inform consent (surat persetujuan tindakan)

VCT ini penting untuk dapat mengakses ke semua layanan yang dibutuhkan terkait pencegahan dan pengobatan HIV, AIDS, juga karena memberikan dukungan untuk kebutuhan kliennya seperti perubahan perilaku, dukungan mental, dukungan terapi ARV, dan pemahaman yang benar dan faktual tentang HIV, AIDS.

VCT bisa didapat di tempat layanan kesehatan atau klinik yang menyediakan layanan VCT, puskesmas, dan RS.

VCT ini dibutuhkan oleh semua orang yang ingin melakukan tes HIV dan untuk orang yang pernah melakukan tindakan maupun perilaku beresiko terjagkit HIV seperti aktifitas seksual, tindik tatoo, konsumsi narkoba melalui jarum suntik dan salin lain dan ingin melakukan sesuatu untuk masa depannya.

Ayo, teman-teman kabar LGBT, harus berani melakukan VCT ya, demi masa depan yang sehat dan stressfree.

dikutip dari aids-ina.org

HIV/AIDS memiliki dampak besar pada penderita, keluarganya, dan masyarakat. Pencegahan penyebaran infeksi dapat diupayakan melalui peningkatan akses perawatan dan dukungan pada penderita dan keluarganya. Voluntary Conseling and Testing (VCT) adalah salah satu bentuk upaya tersebut. VCT adalah proses konseling pra testing, konseling post testing, dan testing HIV secara sukarela yang bersifat confidental dan secara lebih dini membantu orang mengetahui status HIV.
Dalam tahapan VCT, konseling dilakukan dua kali yaitu sebelum dan sesudah tes HIV. Pada tahap pre konseling dilakukan pemberian informasi tentang HIV dan AIDS, cara penularan, cara pencegahan dan periode jendela. Kemudian konselor melakukan penilaian klinis. Pada saat ini klien harus jujur menceritakan kegiatan yang beresiko HIV/AIDS seperti aktivitas seksual terakhir, menggunakan narkoba suntik, pernah menerima produk darah atau organ, dan sebagainya. Konseling pra testing memberikan pengetahuan tentang manfaat testing, pengambilan keputusan untuk testing, dan perencanaan atas issue HIV yang dihadapi.
Setelah tahap pre konseling, klien akan melakukan tes HIV. Pada saat melakukan tes, darah akan diambil secukupnya dan pemeriksaan darah ini bisa memakan waktu antara setengah jam sampai satu minggu tergantung metode tes darahnya. Dalam tes HIV, diagnosis didasarkan pada antibodi HIV yang ditemukan dalam darah. Tes antibodi HIV dapat dilakukan dengan tes ELISA, Westren Blot ataupun Rapid.
Setelah klien mengambil hasil tesnya, maka klien akan menjalani tahapan post konseling. Apabila hasil tes adalah negatif (tidak reaktif) klien belum tentu tidak memiliki HIV karena bisa saja klien masih dalam periode jendela, yaitu periode dimana orang yang bersangkutan sudah tertular HIV tapi antibodinya belum membentuk sistem kekebalan terhadap HIV. Klien dengan periode jendela ini sudah bisa menularkan HIV. Kewaspadaan akan periode jendela itu tergantung pada penilaian resiko pada pre konseling. Apabila klien mempunyai faktor resiko terkena HIV maka dianjurkan untuk melakukan tes kembali tiga bulan setelahnya. Selain itu, bersama dengan klien, konselor akan membantu merencanakan program perubahan perilaku.
Apabila pemeriksaan pertama hasil tesnya positif (reaktif) maka dilakukan pemeriksaan kedua dan ketiga dengan ketentuan beda sensitifitas dan spesifisitas pada reagen yang digunakan. Apabila tetap reaktif klien bebas mendiskusikan perasaannya dengan konselor. Konselor juga akan menginformasikan fasilitas untuk tindak lanjut dan dukungan. Misalnya, jika klien membutuhkan terapi ARV ataupun dukungan dari kelompok sebaya. Selain itu, konselor juga akan memberikan informasi tentang cara hidup sehat dan bagaimana agar tidak menularkannya ke orang lain.
Pemeriksaan dini terhadap HIV/AIDS perlu dilakukan untuk segera mendapat pertolongan kesehatan sesuai kebutuhan bagi mereka yang diidentifikasi terinfeksi karena HIV/AIDS belum ditemukan obatnya, dan cara penularannya pun sangat cepat. Memulai menjalani VCT tidaklah perlu merasa takut karena konseling dalam VCT dijamin kerahasiaannya dan tes ini merupakan suatu dialog antara klien dengan petugas kesehatan yang bertujuan agar orang tersebut mampu untuk menghadapi stress dan membuat keputusan sendiri sehubungan dengan HIV/AIDS.

dikutip dari prideindonesia.org

Tetap bisa hidup sehat walaupun terinfeksi HIV.

sumber foto : gueberani.cm

sumber foto : gueberani.cm

Kita tidak boleh capek memberi tahu kepada semua orang betapa pentingnya seks yang aman dan sehat. Sampai tahun 2014 sendiri, sudah 35,5 juta orang terjangkit HIV. Memang benar, sudah ada obat yang beredar yang bisa mengontrol HIV dan penderita bisa hidup sehat seperti orang lain. Tetapi tetap, bahaya HIV tidak akan hilang dan membahayakan bagi orang yang tidak tahu bahwa dia tertular HIV dan akhirnya berubah menjadi AIDS.

HIV tidak sama dengan AIDS

Bagi kalian yang merasa pernah melakukan hubungan intim yang tidak aman baik untuk kalangan heteroseksual maupun homoseksual, baik melalui vagina, oral maupun anal. Sekalipun hanya terjadi satu kali saja, harus berani untuk tes HIV. Karena ini penting, semakin cepat kalian tahu apakah kalian HIV positif atau tidak, semakin besar kemungkinan kalian bisa mengontrol dan bisa hidup wajar seperti orang lain.  Karena penyebab sampai berubah menjadi AIDS itu karena terlambatnya virus HIV terdeteksi.

Serta, berikanlah penerangan kepada siapapun tentang informasi bagaimana HIV bisa menular. Salah satu penyebab orang-orang berpikir dua kali untuk tes HIV karena stigma-stigma tentang HIV yang harus dihadapi. Sebagai contoh, banyak yang perpikir bahwa HIV dan AIDS menular lewat jabat tangan, saling pandang, pelukan dan lain-lain. Ini membuat orang yang tertular HIV dijauhi masyarakat dalam kehidupan sosialnya. Jadi bagi yang tidak terjangkit HIV pun bisa mempunyai andil besar dalam hal menghilangkan stigma-stigma yang salah tersebut, sehingga orang yang positif HIV dan AIDS pun bisa dengan normal berinteraksi dengan orang lain.

Untuk yang sudah tertular HIV, hal pertama yang musti ditanamkan adalah:

JANGAN PANIK. ikuti kata dokter dan banyak cari informas, selain dari dokter juga bisa dari  lembaga-lembaga yang membantu orang-orang dengan HIV. Ada obat yang harus dikonsumsi tiap hari untuk mengontrol virus tersebut, ada pula terapi dan IRV (Immune  Recovery Vitritis). Dan ini gratis.

HIDUP SEHAT, mulai biasakan menjalani pola hidup sehat, olah raga, makan makanan sehat, jaga stamina, tidur yang cukup agar terhindar dari penyakit. Karena penyakit apapun itu walaupun penyakit ringan, bisa membahayakan apalagi untuk yang sudah AIDS.

OBAT diminum RUTIN. minum obat secara rutin. Kalau perlu, buatlah di reminder dalam telefon genggam kalian. Ada beberapa obat yang diperuntukkan untuk orang yang positif HIV dan penderita AIDS, konsultasikan dengan dokter sehingga mendapatkan obat dengan efek samping yang paling kecil untuk kalian. Banyak orang yang sudah menkonsumsi obat dengan teratur, hasilnya menunjunkan bahwa virus HIV di dalam darah mereka bisa sampai level “tak terdeteksi”. Ini karena rendahnya kuantitas virus tersebut di dalam darah, semua berkat kerja obat tersebut.

KONTROL, kontrol yang rajin ke dokter. pastikan virus HIV terkontrol dan tidak menyerang bagian-bagian tubuh lainnya. Serta perlu diketahui, YOU ARE IN CONTROL dalam artian kalian adalah yang mempunyai kontrol penuh atas tubuh kalian, termasuk atas penyebaran virus HIV yang ada dalam tubuh kalian. Besar atau kecilnya virus dalam tubuh bisa kalian kontrol.

SEKS  yang AMAN. jika kalian melakukan hubungan seksual, lakukan dengan cara yang aman. Gunakan kondom.

MEREKA PERLU TAHU. akan lebih baik kalau bagi kalian yang sudah HIV positif memberi tahu semua orang yang sudah pernah berhubungan seks dengan kalian, agar mereka bisa tes. Agar yang sudah ikut tertular tahu dan tidak menularkan ke orang lain lagi, serta orang yang sudah menularkan kepada kalian dan ternyata mereka tidak tahu, menjadi tahu, sehingga tidak menularkan lebih jauh.

STILL LOVEABLE, jika kalian positif HIV, tidak berarti kalian tidak layak untuk disayangi dan mendapatkan kasih sayang dari pasangan. Pembawa virus HIV dan penderita AIDS tetap bisa menjalani kehidupan cintanya seperti biasa selama dia in-control.

Untuk teman-teman yang menginginkan informasi tentang HIV dan AIDS bisa merujuk ke organisasi bernama GUE BERANI di situs http://www.gueberani.com

Kutipan dari akun facebook gue berani:

” Buat loe yang butuh layanan medis (Tes HIV, pengobatan IMS, dll), bisa hubungi via BBM 56B89593 ke Procare Klinik PKBI DKI Jakarta atau telepon (021-856 6535) pada hari kerja. loe akan dilayani oleh tenaga medis dan dokter yang ahli dan yang pasti ramah.
Jam Layanan Senin – Jumat jam 09.00 – 16.00WIB
Alamatnya di Jalan Pisangan Baru Timur No. 2A Jatinegara.”

 

Seperti Garry Brough, dalam wawancara The Marianna Show,  yang tertular HIV dan tahu bahwa dia HIV positif pada tahun 1991, di mana, pada saat itu pengobatan dan penanganan belum secanggih sekarang. Pada tahun 1995, dia sudah menderita AIDS. Pada tahun 1997, dia memulai terapi AIDS dan sampai sekarang masih hidup sehat.

HIV adalah virus sedangkan AIDS adalah kumpulan penyakit-penyakit yang menjangkit terutama yang berhubungan dengan kekebalan tubuh menyebabkan tubuh tidak bisa memerangi infeksi dan penyakit-penyakit tersebut. AIDS sendiri bisa dicegah dengan pengobatan. Yang sering dibicarakan banyak praktisi medis atau pembicara-pembicara belakangan ini lebih tentang advance AIDS atau late AIDS. 

 

 

 

 

 

Apakah homoseksualitas adalah pilihan?

Mungkin sebagian besar orang di dunia akan bilang ya, Lesbian, Gay (dan Biseksual, serta Transgender) adalah pilihan hidup. Bahkan banyak yang bilang itu adalah gaya hidup. Walaupun sebenarnya beberapa study memperlihatkan hasil penelitian yang bertolak belakang.

Coba kita bahas:

Sebelum mengetahui apakah ini pilihan atau tidak, kita harus menentukan dulu apa sih artinya menjadi homoseksual. Berdasarkan penelitian dan study, para homoseksual mengetahui bahwa mereka adalah homoseksual sama dengan heteroseksual tahu bahwa mereka heteroseksual.

Sejak abad 19, banyak sekali teori tentang homoseksualitas yang tak teruji dan kontradiktif.

  • Homoseksualitas pada pria (gay) adalah suatu akibat dari absennya seorang figure ayah dan ibu yang memberikan perhatian lebih. Sedang homoseksualitas pada wanita (lesbian) disebabkan karena kemarahan yang tak tersembuhkan  karena tidak memilikinya penis, dan menolak melakukan eksperimen (dengan laki-laki), malah cenderung mencari wanita lain sebagai objek seksual. RESPON: Tidak terbukti karena banyak gay dan lesbian yang lahir dalam keluarga yang baik-baik saja, perhatian dari dua orang tua seimbang. Dan soal homoseksualitas pada wanita (lesbian), pasti para lesbian tidak akan setuju dengan teori ini.
  • Homoseksualitas tidak natural.  RESPON: Pada kenyataannya homoseksualitas ada pada makhluk hidup lain seperti zebra, baboon, lumba-lumba, kambing, kerbau dan masih banyak lagi. Mungkin banyak yang akan bilang ah, tapi kan manusia punya “free will” (kehendak bebas = kemampuan yang dimiliki manusia dalam  bebas berkehendak)

Berikut Study Ilmiah yang ada pada saat ini yang mempunyai 3 inti study pada:

  1. Gen
  2. Hormon
  3. Urutan Kelahiran

Study ini dilakukan pada pria homoseksual.

  • ketika anak kembar identik lahir, jika salah satunya homoseksual, kemungkinan besar (diatas 70%) lainnya juga homoseksual. Ini membuktikan bahwa gen mempunyai peran penting dalam menentukan orientasi seksual. Lebih besar dari pada saat gen (dipertanyakan) apakah menentukan orang terlahir kidal atau tidak.
  • Hasil statistik membuktikan bahwa dalam keluarga yang kebanyakan anaknya laki-laki, biasanya anak laki-laki terkecil terlahir gay. Teori yang yang tidak tahu pasti akan bilang kalau itu karena perhatian berlebih yang diberikan ibu kepada anak terkecil. Tapi hadil penelitian menunjukkan, karena seringnya seorang ibu mengandung anak laki-laki, pada suatu saat jika mengandung anak laki-laki, tubuh wanita ibu tersebut merespon janin laki-laki tersebut sebagai objek asing dan memproses produksi antibody untuk melawan janin itu. Ini yang membuat rahim memfemininkan janin

Institusi dan klinik pengubah orientasi seksual

Ada beberapa institusi dan klinik yang mengklaim bisa mengubah orientasi seksual. Baik dengan cara-cara agama maupun ilmiah (dengan metode penyiksaan yang cenderung membuat orang tersebut depresi, malu, merasa bersalah yang berkepanjangan, hilang rasa percaya diri, ketakutan dan kegelisahan berlebih). Beberapa homoseksual yang berhasil menjalani terapi dalam istitusi atau klinik tersebut mengklaim bahwa mereka sudah sembuh, bahkan menikah dan punya anak. Tetapi lebih banyak yang akhirnya mengakui bahwa mereka tetap homoseksual dan perasaan suka terhadap sesama jenis tidak hilang.

Banyak akademi dan lembaga yang memberikan pernyataan bahwa homoseksualitas seharusnya tidak diperlakukan sebagai kelainan mental (jiwa) dan melawan segala bentuk terapi pembetulan atau pemulihan, serta  ORIENTASI SEKSUAL BUKANLAH PILIHAN DAN TIDAK BISA DIUBAH..

Berikut ini Daftar tentang homoseksuaitas pada hewan-hewan, silahkan klik pada nama spesiesnya. Atau Baca juga : Homoseksualitas pada hewan adalah sangat alami

Homoseksualitas pada spesies Mamalia

Homoseksualitas pada spesies burung

Homoseksualitas pada spesies Ikan

Homoseksualitas pada spesies Reptilia

Homoseksualitas pada spesies Amfibi

Homoseksualitas pada spesies Serangga

Homoseksualitas pada hewan tak bertulang belakang

 

Sumber-sumber dan bukti :

Study anak kembar dalam hal homoseksualitas
http://www.tim-taylor.com/papers/twin…
http://allpsych.com/journal/homosexua…
http://www.springerlink.com/content/w…
See: http://tinyurl.com/yl2rurn for the PDF.

Study urutan kelahiran dalam hal homoseksualitas
http://www.pnas.org/content/103/28/10…
http://msu.edu/~breedsm/pdf/BogaertCo…

Kenapa Terapi pembetulan dan Ex-gay ministry gagal?
http://www.csufresno.edu/StudentOrgs/…

Study Asosiasi Medis America (American Medical Association) dalam hal homoseksualitas
http://www.clgs.org/official-statemen…

Study Asosiasi Psikiater Amerika  (American Psychiatric Association) dalam hal Homoseksualitas
http://www.soulforce.org/article/642

Study Asosiasi Psikologi Amerika (American Psychological Association) dalam hal Homoseksualitas
http://www.apa.org/topics/sorientatio…
http://www.apa.org/helpcenter/sexual-…

Study Asosiasi Psikoanalitik (American Psychoanalytic Association) dalam hal Homoseksualitas
http://hem.passagen.se/nicb/psychoana…

Study Akademi Pediatrik Amerika (American Academy of Pediatrics) dalam hal Homoseksualitas
http://www.clgs.org/official-statemen…

Study Asosiasi Nasional Pekerja Sosial (National Association of Social Workers) dalam hal homoseksualitas
http://www.socialworkers.org/research…

sumber penunjang lain : wikipedia : Homoseksualitas pada hewan

STD – Penyakit Menular Seksual

STDs-Gone(STD) Sexually transmitted Dieases Atau Penyakit menular seksual adalah penyakit-penyakit yang menjangkit manusia yang disebabkan oleh hubungan seksual. Penyakit-penyakit yang dikategorikan dalam STD ini adalah yang paling ditakuti oleh setiap orang. Kelompok resiko rentan terinfeksi adalah orang yang sering „jajan” atau punya kebiasaan perilaku seksual yang tidak sehat.

Adalah mitos kalau perilaku seksualitas Gay adalah penyebab terbesar menularnya penyakit-penyakit ini. Semua perilaku seksual yang tidak sehat –bersih dan aman- sangat rentan terhadap penyakit-penyakit ini baik homoseksual maupun heteroseksual. Bahkan berdasarkan liputan CNN Indonesia pada tanggal 2 Desember 2014, pengidap AIDS tertinggi di Indonesia adalah Ibu rumah tangga.

Walaupun demikian, sebaiknya siapa pun itu, memastikan bahwa aktifitas seksualnya dilakukan secara sehat, bersih dan aman.

Mari kita bahas jenis-jenis penyakit menular seksual berikut ini.

Penyakit Menular Seksual sendir dibagi menjadi 2 golongan.

  1. Yang disebabkan oleh Virus
  2. Yang disebabkan oleh Bakteri

DISEBABKAN OLEH VIRUS

Virus-virus yang bisa menular melalui aktifitas seksual adalah sebagai berikut:

HIV (Human Immunodeficiency Virus)

std -aids

sumber foto : viralinfections.info

Bill Kirby tries to comfort his dying son, David, 1990.

Bill Kirby tries to comfort his dying son, David, 1990.

sumber foto : time.com

Seperti yang banyak dari kita sudah tahu, virus ini adalah penyebab AIDS (Acquired immune deficiency syndrome). Seperti namanya, virus ini menyerang kekebalan tubuh. Sistem kekebalan yang seharusnya memerangi segala sesuatu yang melemahkan tubuh, dibuat tidak bekerja seperti seharusnya. Hal ini menyebabkan orang yang terjangkit virus HIV rentan terhadap infeksi, penyakit bahkan kanker. AIDS sendiri sebenarnya tidak semata-mata penyakit menular seksual, tetapi salah satu perantara penularannya adalah melalui tindakan seksual. Penularan AIDS lainnya Adalah melalui jarum suntik, jatum tato yang tidak bersih.

Gejala-gejala:

  • Kehilangan 10% berat badan lebih dari satu bulan tanpa sebab.
  • Diare lebih dari 1 bulan
  • Demam yang berlangsung lebih dari satu bulan baik konstan maupun datang dan pergi
  • Batuk kering yang tidak sembuh-sembuh
  • Kulit gatal-gatal di seluruh tubuh
  • Herpes zoster (semacam cacar air) yang tak kunjung sembuh
  • Candidiasis, yang putih, mengangkat ruam pada mulut, lidah dan tenggorokan
  • Pembengkakan kelenjar (di leher, ketiak dan selangkangan) dengan tanpa atau infeksi aktif.

Sejarah HIV

Sejarah 1926

Beberapa ilmuwan menganggap HIV menyebar dari kera ke manusia antara 1926-1946. Penelitian sekarang menunjukkan bahwa HIV kemungkinan pertama meloncat dari simpanse ke manusia pada 1675 tetapi jenis virus itu tidak menetapkan diri sebagai epidemi hingga 1930.

Sejarah 1959

Seorang laki-laki meninggal dunia di Kongo dengan apa yang dianggap peneliti sebagai kematian AIDS pertama yang terbukti. Kasus HIV AIDS pertama dilaporkan terjadi di Kinshasha, di Kongo tahun 1959. Kemudian virus tersebut terbawa hingga ke Atlantika, dan menjangkiti seorang remaja bernama Robert Rayford, yang tinggal di Missouri, Amerika. Dokter percaya bahwa Rayford mungkin adalah seorang penjaja seks pria, yang kemudian meninggal diserang AIDS tahun 1969.

Kemudian pada tahun 1977, virus ini telah sampai di Eropa. Seorang pelaut bernama Arvid Noe adalah korban pertamanya.

Sejarah 1978

Laki-laki gay di AS dan Swedia – dan laki-laki heteroseks di Tanzania dan Haiti – mulai menunjukkan tanda apa yang nantinya akan disebut gejala AIDS.

Sejarah 1980

Kematian karena AIDS di AS: 31 (termasuk semua kasus sebelum 1981).

Sejarah 1981

Sarkoma Kaposi (KS) adalah bentuk kanker kulit yang jarang dan umumnya relatif tidak ganas, yang cenderung dialami hanya oleh orang lanjut usia. Tetapi pada Maret sedikitnya delapan kasus yang lebih ganas sudah dilaporkan di antara laki-laki muda yang gay di New York, AS.

Seorang teknisi obat di Centers for Disease Control (CDC), AS, mencatat sejumlah permintaan yang luar biasa tinggi untuk obat pentamidin, obat yang dipakai untuk mengobati pneumoniaPneumocystis carinii (PCP). Ini mengakibatkan laporan ilmiah tentang PCP yang luar biasa pada lima laki-laki gay dari Los Angeles, AS.

Penelitian yang dimulai mencari penyebab PCP di Los Angeles dan KS di New York, AS. Calon utama penyebab yang timbul adalah popper atau penghirup nitrat. Penyebab lain yang mungkin adalah unsur menular.

Ada berbagai teori mengenai kemungkinan penyebab kasus infeksi oportunistik (IO) ini. Tetapi karena hanya sangat sedikit yang diketahui mengenai penyakit baru ini, ada kekhawatiran mengenai daya menularnya, dan apakah penyakit dapat disebarkan oleh orang tanpa gejala. Pengetahun mengenai penyakit ini berubah begitu cepat sehingga asumsi yang diambil sering dibuktikan salah setelah hanya beberapa bulan. Contohnya, pada Juli CDC beranggapan bahwa orang bukan gay tidak rentan terhadap penyakit ini.

Namun, sebelum akhir tahun, kasus PCP pertama tampak di antara pengguna narkoba. Pada saat yang sama, kasus pertama dilaporkan dari Inggris.

422 kasus AIDS didiagnosis di AS; 159 meninggal dunia.

Sejarah 1982

Penyakit masih belum diberi nama, dengan berbagai kelompok memakai istilah yang berbeda-beda. CDC AS umumnya mengacunya dengan nama IO, contohnya limfadenopati, walau kadang dipakai istilah “Kaposi’s Sakoma and Opportunistic Infections (KSOI)”. Sebaliknya beberapa kelompok masih mengkaitkan penyakit ini dengan kejadian pertama di antara laki-laki gay, dengan surat pada The Lancet memakai nama “gay compromise syndrome”. Yang lain memakai nama GRID (Gay-Related Immune Deficiency – penurunan kekebalan tubuh yang dihubungkan dengan kaum gay), AID (acquired immunodeficiency disease), “kanker gay” atau “community-acquired immune dysfunction.

Pada Juni, ada laporan mengenai sekelompok kasus di antara laki-laki gay di California Selatan, yang memberi kesan bahwa penyakit disebabkan oleh suatu unsur yang menular melalui hubungan seks.

Nanti, pada bulan yang sama, laporan pertama muncul mengenai penyakit yang terjadi di antara orang Haiti, serta juga orang dengan hemofilia. Ada yang menganggap bahwa ini adalah bukti bahwa epidemi berawal dari Haiti.

Kejadian penyakit pada orang non-gay berarti nama seperti GRID tidak cocok lagi. Pada Juli, akronim AIDS, kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome (sindrom dapatan yang disebabkan oleh penurunan sistem kekebalan tubuh) dianjurkan pada pertemuan di AS. Istilah SIDA dipakai dalam bahasa Prancis dan Spanyol.

Pada Agustus, nama AIDS mulai dipakai oleh surat kabar dan jurnal ilmiah, tetapi sindrom baru didefinisikan secara resmi oleh CDC pada September.

Beberapa organisasi layanan AIDS sukarela mulai didirkan di AS, termasuk San Francisco AIDS Foundation (SFAF), serta Gay Men’s Health Crisis (GMHC) di New York. Pada November, organisasi AIDS pertama didirikan di Inggris, yaitu Terrence Higgins Trust, yang mengenang orang pertama yang diketahui meninggal karena AIDS di negara itu.

Pada Desember, seorang bayi berusia 20 bulan meninggal karena infeksi terkait AIDS, setelah menerima beberapa transfusi darah. Kasus ini memberi bukti jelas bahwa AIDS disebabkan oleh unsur menular dalam darah, dan menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan transfusi darah.

Pada Desember, CDC juga melaporkan kasus pertama penularan yang kemungkinan terjadi dari ibu-ke-bayi. Oleh karena beberapa kasus ini, semakin banyak orang mulai sadar terhadap penyakit baru ini, karena semakin jelas bahwa kelompok orang yang terpengaruh jauh lebih luas.

AIDS dilaporkan terdapat di 14 negara di seluruh dunia.

Sejarah 1983

Pada Januari, mulai muncul laporan mengenai AIDS di antara perempuan tanpa faktor risiko lain, yang memberi kesan bahwa penyakit dapat menular melalui hubungan heteroseksual.

AIDS Candlelight Memorial pertama

AIDS Candlelight Memorial pertama dilaksanakan di San Francisco, AS.

Pada Mei, para dokter di Institute Pasteur di Prancis memisahkan sebuah virus baru yang mungkin penyebab AIDS. Virus ini disebut virus terkait limfadenopati (lymphadenopathy-associated virus/LAV). Contoh dikirim ke CDC dan National Cancer Institute (NCI) di AS.

Di Eropa, ada dua epidemi AIDS, satu berhubungan dengan Afrika, sementara yang lain berhubungan dengan laki-laki gay yang pernah mengunjungi AS. Laporan resmi pertama tentang AIDS di Inggris dibuat oleh Departemen Kesehatan Inggris. Tiga orang di Inggris telah meninggal. Kematian orang Australia pertama karena AIDS dicatat di Melbourne.

Pada saat ini, dokter yang bekerja di bagian Zambia dan Zaire mengamati munculnya bentuk KS yang sangat ganas. Kanker ini adalah endemik di Afrika Tengah, tetapi sebelumnya hanya berlanjut secara perlahan dan menanggapi pengobatan dengan baik, sementara kasus baru tampaknya jauh berbeda, dan sering mematikan.

CDC AS coba memberi penenteram hati dengan mengumumkan bahwa penyebab AIDS tidak diketahui, tetapi kemungkinan besar disebabkan oleh unsur yang disebarkan oleh hubungan seks dan melalui jarum suntik yang tercemar. Tidak ada bukti bahwa AIDS dapat menyebar melalui udara, atau melalui kontak sehari-hari.

Nanti dalam tahun ini, jumlah anak AIDS meningkat, dan ada kesepakatan bahwa anak itu memperoleh infeksi dari ibunya di dalam rahim atau saat persalinan. Juga, jelas virus penyebab AIDS dapat disebarkan melalui transfusi darah.

Konferensi AS pertama tentang AIDS dilaksanakan di Denver pada Juli. Sekelompok aktivis dengan AIDS masuk konferensi tersebut tanpa undangan, dan menyatakan pernyataan yang sekarang diketahui sebagai Asas Denver. Asas mulai dengan desakan agar “Kami menolak ditandai sebagai “korban”, istilah yang berbau kegagalan.”

Dr. Zubairi Djoerban melaksanakan penelitian terhadap 30 waria di Jakarta. Karena rendahnya tingkat limfosit dan gejala klinis, Dr. Zubairi pastikan dua di antaranya terinfeksi.

Pada September, CDC menerbitkan anjuran pertamanya mengenai kewaspadaan untuk petugas layanan kesehatan untuk mencegah penyebaran AIDS. Di Inggris, orang yang mungkin rentan terhadap AIDS diminta agar tidak mendonasi darah.

AIDS telah dilaporkan di 33 negara. 3.000 orang AS AIDS, di antaranya 1.283 telah meninggal.

Sejarah 1984

Dr. Robert Gallo
Dr. Robert Gallo

Pada April, pemerintah AS mengumumkan bahwa Dr. Robert Gallo di NCI telah memisahkan retrovirus penyebab AIDS dan itu diberi nama HTLV-III. Diumumkan bahwa sebentar lagi akan tersedia tes darah yang dapat menemukan antibodi terhadap virus.

Sekretaris Health and Human Service AS, Margareth Heckler, meramalkan secara yakin bahwa epidemi akan cepat selesai. Dia berkata “akan ada vaksin dalam beberapa tahun dan obat yang menyembuhkan AIDS sebelum 1990.”

Ada kemungkinan besar bahwa HTLV-III adalah sama dengan LAV yang ditemukan oleh Pasteur Institute.

Gaetan Dugas, yang disebut “pasien nol”, meninggal dunia. Dia dianggap orang yang “membawa” AIDS ke Amerika Utara. Sebetulnya istilah pasien nol timbul akibat kesalahpahaman; pada awal dia disebut “pasien O’ untuk ‘Out of California (di luar California)’, tetapi dibaca ‘pasien 0’.

Di San Francisco, AS, semua “tempat pemandian” kaum gay ditutup.

Para peneliti yang mengunjungi Afrika Tengah melaporkan ditemukannya 26 pasien dengan AIDS di Kigali, Rwanda, dan 38 di Kinshasa, Zaire. Penelitian di Rwanda menyimpulkan bahwa keterkaitan antara lingkungan perkotaan, penghasilan yang relatif tinggi, dan ‘seks bebas’ adalah faktor risiko untuk AIDS di Afrika. Penelitian di Zaire menemukan kemungkinan besar ada kaitan dengan penyebaran heteroseksual.

Pusat pertukaran jarum suntik pertama dalam skala kecil di buka di Amsterdam, Belanda.

Menjelang akhir 1984 7.699 kasus AIDS di antara orang AS, dengan 3.655 di antaranya sudah meninggal. Di Eropa, dilaporkan 762 kasus.

Sejarah 1985

Food and Drug Administration (FDA) di AS menyetujui tes diagnosis AIDS dari Gallo yang didasarkan teknik Western blot. Segera setelah itu perangkat tes antibodi komersial pertama disetujui. Nanti dalam tahun ini Institute Pasteur mengajukan tuntutan perkara melawan NCI, menuntut pembagian royalti dari tes darah AIDS yang telah dipatenkan oleh NCI.

Ada kekhawatiran mengenai beberapa masalah sosial dan etika terkait tes baru. Terutama adalah masalah terkait kerahasiaan dan artinya/dampak hasil tes yang positif.

RSCM dan FK-UI membentuk satuan tugas untuk mengkaji masalah AIDS, yang dikenal sebagai POKDISUS AIDS.

Konferensi internasional pertama tentang AIDS dilaksanakan di Atlanta, AS, dihadiri oleh 2.000 peserta. Segera setelah konferensi ini, WHO melakukan pertemuan internasional untuk membahas pandemi AIDS dan memulai tindakan sedunia yang terkordinasi.

Banyak orang diketahui terinfeksi di Afrika Tengah. Di Uganda AIDS dikenal sebagai “penyakit kurus,” karena efek wasting yang diakibatkannya.

Aktor Rock Hudson meninggal karena AIDS. Ia adalah tokoh masyarakat pertama yang diketahui meninggal karena AIDS. Juga di AS, Ryan White, seorang hemofilia berusia 13 tahun yang AIDS, dikeluarkan dari sekolah.

Pada awal, WHO memakai definisi AIDS pertama yang dikembangkan di AS pada 1982 untuk surveilans. Tetapi definisi ini membutuhkan sarana laboratorium yang tidak tersedia di sebagian besar negara di Afrika. Jadi pada 1985 definisi klinis baru dari World Health Organisation (WHO) tentang AIDS di Afrika disetujui, disebut sebagai definisi Bangui.

Pada tahun ini, pengetahuan mengenai cara penularan berkembang lagi, dengan laporan pertama mengenai penularan dari ibu-ke-bayi melalui menyusui.

Menteri Kesehatan RI, Dr. Soewandjono Soerjaningrat, menjawab pertanyaan wartawan, “Kalau kita taqwa pada Tuhan, kita tidak perlu khawatir terjangkit penyakit AIDS.”

Menjelang akhir tahun, AIDS dilaporkan terdapat di 51 negara, di semua benua.

Sejarah 1986

Program pertukaran jarum suntik pertama dibuka di Inggris.

Seorang wanita berusia 25 tahun, meninggal dunia di RSCM, tes darahnya memastikan bahwa dia terinfeksi HTLV-III, dan dengan gejala klinis yang menunjukkan AIDS. Kasus ini tidak dilaporkan oleh Depkes.

Menjadi jelas virus LAV dan HTLV-III sebenarnya sama. Suatu panitia internasional menyatakan bahwa kedua nama tersebut sebaiknya dibatalkan dan diganti dengan nama baru, yaitu Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Pada Konferensi AIDS Internasional kedua di Paris, Prancis, ada laporan awal tentang penggunaan obat zidovudine (AZT) untuk mengobati AIDS. Tetapi Direktur WHO melaporkan pada konferensi bahwa sampai 10 juta orang di seluruh dunia mungkin sudah terinfeksi HIV.

WHO meluncurkan strategi AIDS sedunia. Pada pertemuan WHO mengenai penyebaran AIDS di antara pengguna narkoba, dianjurkan penyediaan jarum suntuk yang steril pada pengguna narkoba sebaiknya di antara tindakan pencegahan oleh negara-negara sendiri untuk mencegah penyebaran AIDS.

Surgeon General’s Report

Menteri Kesehatan (Surgeon General) AS menerbitkan laporan utama tentang AIDS. Laporan ini adalah pernyataan besar pertama mengenai apa yang harus dilakukan di AS untuk mencegah AIDS.

Menteri Kesehatan Uganda mengatakan bahwa negaranya terserang AIDS, dan negara Afrika lain mengikuti dengan mengajukan permintaan untuk mendapatkan bantuan WHO. Departemen Kesehatan Zambia meluncurkan program pendidikan nasional tentang AIDS, membawa pendidikan AIDS ke sekolah dan kelompok masyarakat melalui tarian, sandiwara, dan lagu.

Seperti di negara maju, AIDS di Afrika ditemukan terutama pada orang muda dan usia pertengahan, sering yang belum nikah. Juga diakui bahwa sebagian infeksi terjadi akibat penggunaan jarum suntik secara bergantian dalam sarana kesehatan.

Di Inggris, pemerintah membentuk Panitia Kabinet tentang AIDS.

Pada akhir 1986, 85 negara sudah melaporkan 38.401 kasus AIDS pada WHO, dengan 84 di antaranya di Asia.

HPV (Human papillomavirus).

Banyak sekali penyakit-penyakit yang disebabkan oleh Virus ini, setidaknya ada 40 penyakit. Yang semuanya bisa ditularkan melalui aktifitas seksual yang menyerang alat kelamin dan anus.. Penyakit-penyakit tersebut di antaranya adalah:

  • Kutil pada alat kelamin
  • Kanker mulut, tenggorokan, penis, vagina dan anus
  • Kanker Cervic (70% penyebab kanker ini adalah HPV

std.hpv

sumber foto : lifecaredental.com.au

std-hpv1

sumber foto: everything-i-can.co.za

std-hpv2

sumber foto: everything-i-can.co.za

Virus-Virus Hepatitis

std-hepatitis

sumber foto: womenhealthorder.com

Mungkin banyak yang tidak tahu dan mengerti bahwa penyakit hepatitis itu sangat berbahaya serta penularannya bisa melalui aktifitas seksual. Hepatitis sendiri ada 3 yaitu hepatitis A,B dan C. Hepatitis A adalah penyakit yang disebabkan virus hepatitis A yang menyebabkan infeksi hati dalam jangka waktu pendek. Ini bisa tertular melalui aktifitas seksual, tetapi yang paling sering tertular melalui aktifitas seksual adalah hepatitis B dan C. Dua hepatitis ini adalah yang paling serius, dan berkepanjangan. Kerusakan hati yang disebabkan bisa sangat buruk, bahkan sampai engakibatkan kematian.

Gejala-gejala:

  • Hepatitis A : Pusing kepala, mual dan muntah, sakit tenggorokan, nyeri sendi, penyakit kuning dan nyeri pada perut.
  • Hepatitis B, sering tidak menimbulkan gejala ataupun ciri-ciri, tetapi keluhan yang khas adalah nyeri dan gatal di persendian, mual, kehilangan nafsu makan, nyeri perut, dan jaundis.
  • Hepatitis C. sama dengan hepatitis B.

 

Herpex Simplex Virus (HSV)

std-herpes

sumber foto: thescienceofeating.com

Virus ini menyebabkan penyakit herpes yang menyerang vagina dan anus. Herpes pada alat kelamin bisa menimbulkan lecet-lepuh yang sangat sakit, selain itu juga bisa timbul di area mulut. Herpes ini TIDAK ADA OBATNYA.

 

 DISEBABKAN OLEH BAKTERI

 

Chlamydia

Bakteri Chlamydia Trachomatis adalah penyebab dari penyakit ini. Baru 2-3 minggu setelah penularan, penderita akan mengalami gejala-gejalanya. Penyakit ini menyerang mata dan alat kelamin, jika sampai parah bisa menimbulkan kemandulan.

Gejala-gejala:

Walaupun pada wanita berbeda pada laki-laki, tetapi yang umum sama adalah sakitnya buang air kecil.

Pada PRIA: Perlu diketahui bahwa penyakit ini tidak menimbulkan gejala-gejala apapun pada 50% penderita. Pada 50% lainnya dibarengi dengan rasa sakit pada buah zakar dan keluarnya cairan putih pada ujung penis. Walaupun gejala sudah tidak muncul tapi masih bisa menularkan.

Pada WANITA: 75% persen wanita yang terinfeksi bakteri ini akan menimbulkan gejala, sisanya tidak. Gejala yang umum terjadi adalah keluarnya darah saat dan usai berhubungan seksual serta keluarnya cairan dari vagina yang tidak biasa. Rasa sakit dibawah perut juga menyertai saat datang bulan.

std-clamyidia

sumber foto: glogster.com

std-clamyidia2

sumber foto: mdohio.com

Selain menyerang alat kelamin, bakteri ini juga bisa menyerang bagian-bagian tubuh berikut ini.

Mata.

Bisa menyerang matang jika mata terkena cairan sperma atau cairan vagina yang terinfeksi. Menyebabkan mata sakit, bengkak dan mengeluarkan cairan.

std-clamydiaeyes

sumber foto: studyblue.com

Anus

Bila bakteri ini menyerang anus maka akan menimbulkan pendarahan, keluar cairan, rasa sakit dan tidak nyaman.

std-clamydia anus

sumber foto: emaze.com

Tenggorokan

Sayangnya jika tenggorokan terinfeksi biasanya tidak terjadi gejala apapun.

std-clamydia throat

sumber foto: diseasespictures.com

Gonorrhea

Kencing nanah adalah nama lainnya, merupakan penyakit yang terjadi karena infeksi yang cukup berbahaya karena bisa menyerang tubuh bagian dalam. Bakteri ini sendiri sangat mudah ditemukan di toilet, jadi kebersihan badan dan toilet harus dijaga. Penyebaran bakteri ini tidak separah sifilis. Jadi berenang, mandi atau menggunakan toilet umum tidak akan mudah tertular. Penularan penyakit ini biasanya terjadi pada saat berhubungan seksual. Bagian-bagian yang mudah sekali terserang adalah vagina,penis, kulit tangan kaki dan anus.

std-gonorrhea

sumber foto: wikipedia.com

std-gonorrhea1

sumber foto: andelino.wordpress.com

Gejala-gejala:

  • Gatal-gatal pada tahap awal
  • Bengkak
  • Timbul rasa sakit saat buang air
  • Jika menyerang tenggorokan akan menimbulkan rasa sakit pada saat menelan
  • Pada wanita sangat berpengaruh saat terjadi keputihan dengan munculnya cairan berwarna hijau, bau, serta terjadi pendarahan walaupun sudah lewat masa datang bulan dan pinggang terus merasa nyeri sampai sakit.

Sifilis

Mungkin sudah banyak yang mendengarnya dan bahkan tahu nama lainnya, ya, Raja Singa. Penyebab penyakit ini adalah bakteri Treponema Palidium, Bakteri ini masuk kedalam tubuh melalui selaput lendir yang ada di dalam vagina, mulut dan melalui kulit. Jika tidak diobati bisa berbahaya. Penularannya melalui hubungan seksual dan melalui ibu ke pada janinnya, yang akan mengakibatkan bayi terlahir cacat. Seseorang yang sembuh dari penyakit ini masih rentan untuk terinfeksi lagi.

std-sifilis2

sumber foto: klinikutamagracia.org

Sifilis sendiri ada 4 fase

Fase Primier

Terjadi luka atau ulkus 3-4 minggu setelah infeksi. Luka atau ulkus ini tidak terasa sakit dan tidak mengeluarkan darah. Jika digaruk akan mengeluarkan cairan bening yang bisa menularkan penyakit ini. Tempat terinfeksi biasaya pada penis, vulva, vagina, rektum, anus, bibir, lidah, tenggorokan, lehet rahim dan jari-jari.

Fase sekunder

Dalam kurun waktu 6-12 minggu setelah infeksi, akan muncul ruam kulit yang bisa hilang walaupun tidak diobat. Tetapi akan muncul ruam baru dan ulkus atau luka di mulut. Penderita bisa mengalami peradangan pada mata, tulang dan sendi, ginjal, hati, juga selaput orak.serta pelebaran dan pembesaran kelenjar getah bening pada seluruh tubuh. Jika peradangan terjadi pada selaput otak bisa menyebabkan sakit kepala, kerontokan, kutulian, tidak enak badan, kehilangan nafsu makan, mual, lelah, demam dan anemia.

Fase laten

Fase ini cukup mengecoh karena seperti sudah sembuh. Bisa berlangsung bertahun-tahun sampau berpuluh-puluh tahun. SIfilis bisa muncul kembali jika kekebalan tubuh menurun, pola hidup tidak sehat, perilaku seksual tidak sehat, makan tidak teratur, serta terpapar ulang dengan bakteri ini.

Fase tersier

Jika penderita pada fase ini, maka tidak akan menularkan lagi, tetapi timbul gejala tersier jinak, sifilis kardiovaskuler dan neurosilis.

Tersier Jinak

Pada fase ini akan muncul benjolan di berbagai bagian tubuh, paling sering terjadi di bagian bawah lutut, bagian atas wajah dan kulit kepala.

Gejala-gejalanya sebagai berikut:

Pada laki.laki

  • Munculnya cairan atau kotoran dari penis, rasa sakit dan nyeri saat buang air dan hubungan seksual. Sakit pada bagian kerongkorngan untuk yang pernah melakukan oral.
  • Nyeri pada anus untuk orang-orang yang pernah melakukan anal.
  • Luka memerah tanpa rasa sakit sekitar penis, anus, kerongkongan atau lidah. Air kencing berwarna gelap. Tinja berwarna terang, mata dan kulit berwarna kuning.
  • Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan kaki. Lelah tanpa sebab, keringat malam sert penurunan berat badan.
  • Timbul lepuh kecil di daerah alat kelamin, pembengkakan disertai demam dan rasa nyeri di seluruh tubuh.

Pada wanita

  • Keluarnya cairan dari alat kelamin seperti keputihan tapi agak kehijauan dan berbau amis.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil dan saat berhubungan seksual, Gatal disekitar alat kelamin, Adanya lecet atau luka kecil yang seringnya tidak sakit disertai pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Adanya perubahan warna kulit dan mata. Saynags ekali pada wanita sering tidak menimbulkan gejala yang jelas dan tanpa keluhan sehingga wanita rentan menjadi sumber penularan.
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar Bartholin sering penderita susah jalan karena nyeri. Bisa mengakibatkan kemandulan dan jika menyerang rongga perut bisa menyebabkan radang di usus dan perut.
  • Jika terjadi pada ibu hamil bisa menyebabkan janin terinfeksi dan mengakibatkan kebutaan pada janin.

 

Trichomoniasis

Adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit. Atau biasa disebut keputihan yang berlebihan, Bisa menyebabkan pembengkakan pada vagina dan penis, juga bisa menyebabkan kerusakan rahim, melahirkan prematur dan kanker preostat pada laki-laki.

std-Trichomoniasis

sumber foto: healthydemeanor.wordpress.com

 

Pencegahan penularan penyakit-penyakut menular seksual (STD)

Nah. Setelah mengetahui penyakit-penyakit yang bisa menular lewat hubungan seksual sebaiknya kita harus mulai sadar akan pentingnya kebersihan badan kita sendiri, pasangan kita, dan yang tidak kalah penting adalah kebersihan tempat tinggal.

Tips-tips terhindar dari STD (Sexually trasmitted diseases) atau Penyakit Menular seksual.

  1. Pakailah selalu kondom, jika merasa kurang yakin pada pasangan, apakah benar-benar bebas dari penyakit-penyait di atas.
  2. Jagalah kebersihan badan secara menyeluruh untuk diri sendiri, pasangan dan tempat tinggal.
  3. Setia pada pasangan.
  4. Harus BENAR-BENAR (!!!) yakin dan terbukti bahwa kalian dan pasangan kalian bebas penyakit jika kalian ingin melakukan hubungan seksual tanpa kondom, plus pakailah cairan pelicin yang berbahan dasar air. Jika terdapat luka pada vagina, mulut dan anus, JANGAN lakukan hubungan seksual tanpa kondom. Tetapi untuk lebih amannya, selalu pakailah kondom.
  5. Rajin-rajin tes kesehatan.
  6. HIlangkan mitos bahwa hidup dna mati adalah ditangan Tuhan dengan membenarkan untuk melakukan hubungan seksual bebas dan tanpa pengaman.

TES HIV GRATIS : banyak sekali institusi-institusi dan rumah sakit yang menyediakan jasa tes HIV gratis. Coba teman-teman google untuk tempat-tempat tersebut.

Sumber : Spiritia  vemale Wikipedia – STI, STD

 

 

 

 

18+: Memakai Kondom

Banyak orang masih kurang begitu tahu betapa pentingnya pemakaian kondom. Orang-orang cenderung malu-malu atau mengatasnamakan cinta untuk mencegah penggunaan kondom, padahal penggunaan kondom yang benar adalah hal terbesar yang bsia menhindarkan dari penyait-penyakit kelamin (STD : Sexual trasmitted diseases).

howToUseCondoms

sumber foto: officialcondom.com

Berikut ini ada link video cara pemakain kondom yang benar.

Link video edukasi penggunaan kondom bisa dilihat di sini

 

Sumber : youtube

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 22 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: