Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Amnesty Internasional meminta Presiden Joko Widodo menghentikan diskriminasi terhadap LGBTI

Ir. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia Sumber VOA Indonesia

Ir. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia
Sumber VOA Indonesia

Pada tanggal 18 Maret 2016, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amnesty Internasional yang beranggotakan 7 juta orang dan supporter dari seluruh dunia dan penerima penghargaan nobel perdamaian ini mengeluarkan pernyataan bernomer indeks : ASA 21/3648/2016 ,terkait situasi yang harus dihadapi LGBT di Indonesia.

Indonesia: Stop Inflammatory and Discriminatory Statements that Put The LGBTI Community at Risk.

logo amnesty internasionalLSM yang memperjuangkan Hak-hak Asasi Manusia ini mengatakan keprihatinannya yang mendalam terhadap meningkatnya kebencian otoritas-otoritas di Indonesia terhadap LGBTI di Indonesia. Amnesty International meminta Otoritas di Indonesia untuk menghargai kewajiban-kewajiban HAM Internasionalnya dan menghentikan diskriminasi, ancaman-ancaman begitu juga kekerasan terhadap LGBT karena orientasi seksual dan identitas gender mereka.

Pemerintah Indonesia juga diminta untuk secara terbuka mengutuk seragan-serangan terhadap LGBTI, dan menjelaskan bahwa bentuk kekerasan tersebut adalah suatu tindakan kriminal dan tidak akan ditolelir.

Seperti surat pernyataan keprihatinan beberapa institusi sebelumnya terhadap situasi yang harus dihadapi para LGBTI di Indonesia saat ini, Amnesty Internasional juga menuliskan dengan jelas bagaimana awal memanasnya isu LGBTI di Indonesia. Berawal dari pernyataan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, sampai keputusan KPI yang melarang tayangan pria kewanitaan, penuputan ponpes waria, juga penghentian paksa workshop yang diadakan Arus Pelangi.

Indonesia adalah negara yang menandatangani perjanjian internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik – The International Covenant on Civil and Political Rights yang diharuskan melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual, identitas dan ekspresi gender. Pemerintah Indonesia harus memastikan bahwa tidak ada pejabat yang mengeluarkan pernyataan ataupun perintah yang bisa ditafsirkan sebagai pengizinan untuk mendiskriminasi atau menargetkan seseorang karena orientasi seksual atau identitas gendernya.

Amnesty Internasional prihatin terhadap tindakan polisi yang membatasi hak kebebasan berkumpul dan berekspresi para LGBTI

Undang-undang HAM Internasional mengenakan kewajiban positif bagi negara-negara untuk memastikan bahwa individu-individu dan kelompok-kelompok mendapatkan hak-hak kebebasan berekpresi dan berkumpul mereka sertaterbebas dari ancaman kekerasan dan gangguan.

LSM yang didirikan tahun 1961 ini meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan berimbang terkait serangan-serangan dan ancaman-ancaman terhadap individu-individu karena oreintasi seksual dan indentitas gender mereka. Amnesty Internasional meminta siapapun yang dicurigai terlibat tindakan kriminalitas ini untuk segera ditindak sesuai Undang-Undang HAM Internasional. Pemerintah Indonesia juga diminta untuk memberikan perlindungan kapada LGBTI yang hidup dan keamanannya terancam.

Presiden Joko Widodo juga diminta untuk mengeluarkan pernyataan terkait hak-hak LGBTI. Jika Presiden Joko Widodo tetap diam, tindakan tersebut bisa diartikan bahwa serangan-serangan dan kekerasan yang dialami LGBTI di Indonesia ditolelir oleh kepemimpinan beliau. Yang memberikan jalan bagi terjadinya diskriminasi lebih jauh terhadap individu-individu, aktivis dan organisasi-organisasi LGBTI.

Sebelumnya, surat terbuka, pernyataan keprihatinan dan permintaan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk membuat pernyataan terkait tidak meredanya serangan terhadap LGBTI di Indonesia juga sudah dilayangkan kepada pemerintah Indonesia.

Surat terbuka Human Rights Watch (HRW) kepada Presiden RI Joko Widodo

Pernyataan Bersama Organisasi dan Pembela HAM tentang semakin buruknya situasi terkait Hak-Hak Asasi LGBTIQ di Indonesia.

CSBR meminta Presiden RI segera mengambil tindakan terkait serangan-serangan yang mengancam LGBTIQ Indonesia dan hak mereka.

Wakil Direktur Human Rights Watch merasa prihatin terhadap situasi di Indonesia saat ini terkait keselamatan LGBT.

Juga teguran British Psychological Society dan Asosiasi Psikiater Amerika kepada Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) yang mengklasifikasikan LGB sebagai Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Juga teguran  British Psychological Society dan American Psychiatric Association melayangkan tegurannya kepada Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) yang mengklasifikasikan Homoseksual sebagai Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

UPDATE : 23/3/2016.World Psychiatric Association World Psychiatric Association juga mengeluarkan pernyataan bahwa ketertarikan sesama jenis dna orientasi seksual sesama jenis adalah normal, dan merupakan variasi jenis seksualitas manusia. Dinyatakan pula bahwa conversion therapy  adalah tidak ilmiah, tidak etis, tidak efektif, dan berbahaya. WPA mengumumkan oposisinya terhadap segala bentuk upaya untuk mengubah LGBT menjadi heteroseksual

Berikut Surat pernyataan Amnesty Internasional

Amesty Internasional 1

Amnesty internasional 2

Atau bisa unduh versi PDF di sini : Amnesty Internasional Public Statement, ASA2136482016ENGLISH

Sumber Amnesty Internasional

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: