Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

LBH Jakarta meminta dr. Fidiansjah meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya yang menyesatkan tentang LGBT

LBH Jakarta Sumber : kitabisa.com

LBH Jakarta
Sumber : kitabisa.com

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengaku keberatan dengan pernyataan Dr Fidiansjah, SpKJ yang mengatakan bahwa perilaku lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender (LGBT) merupakan gangguan jiwa.

Pernyataan yang dimaksud adalah pada saat Dr Fidiansjah menjadi narasumber di program Indonesia Lawyers Club (ILC) bertema “LGBT Marak, Apa Sikap Kita?” yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta pada (16/02/2016) lalu.

Veronica Koman, Pengacara Publik LBH Jakarta dalam konferensi persnya mengatakan, pada kesempatan itu Dr Fidiansjah tidak mengutip Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ) III dengan benar.

“Padahal apabila dibaca dengan lengkap, di bagian tersebut tertulis ‘Orientasi seksual sendiri jangan dianggap sebagai suatu gangguan’,” ujarnya di Kantor LBH Jakarta, Kamis (17/03/2016).

Pengutipan yang tidak lengkap tersebut, lanjut Veronica, dinilai bisa membuat orang salah kaprah terhadap LGBT.

Ia juga menilai bahwa aspek yang harus dikedepankan dalam permasalahan ini adalah aspek ilmiah.

“Kita bicara secara ilmiah, kalau soal agama, moral dan yang lainnya itu nanti dulu lah,” jelasnya.

Untuk itu, kata Veronica, LBH Jakarta menegur dan meminta Dr Fidiansjah minta maaf sekaligus mengklarifikasi pernyataannya.

“Kami meminta beliau untuk segera meminta maaf dan mengklarifikasi informasi serta pernyataannya yang tidak benar tersebut kepada publik,” ungkapnya.

“Karena tindakan tersebut telah merugikan kelompok LGBT serta menyesatkan masyarakat pada umumnya,” pungkas Veronica.

Dituliskan juga bahwa berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 mengatur bahwa setiap orang berhak untuk memperoleh informasi, sedangkan dr. Fidiansjah telah memberikan informais ynag salah yang berujung pada penyesatan publik.ú

Karena itu Lembaga Bantuan Hukum meminta dr. Fidiansjah untuk meminta maaf serta mengklarifikasi pernyataannya yang tidak benar tersebut, karena sudah merugikan komunitas LGBT dan menyesatkan masyarakat umum yang berhak atas informasi yang benar.

Dalam konferensi pers itu, pihak LBH juga membagi-bagikan Surat dari American Psychological Association (APA) yang mempertanyakan kenapa homoseksual dimasukkan sebagai gangguan jiwa.

Sebelumnya beberapa orang juga meminta agar dr. Fidiansjah meminta maaf, di antaranya dr Andri SpKJ FAPM, psikiater dengan kekhususan psikosomatik medis, Fellow of Academy of Psychosomatic Medicine dan pengajar di Fakultas Kedokteran UKRIDA dan Herman Saksono.

Baca juga : Dr. Fidiansyah diminta meminta maaf atas pernyataannya yang mengatakan homoseksualitas adalah gangguan jiwa

 

Sumber : news.viva.co.id

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

One thought on “LBH Jakarta meminta dr. Fidiansjah meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya yang menyesatkan tentang LGBT

  1. Coba check kelegalitasan ijazah kedokteran Dr. Fidiansyah. Jangan2 aspal. Atau dokter jiwa ini jangan2 sudah terkena gangguan jiwa sendiri ?

    Like

    Posted by RS | March 18, 2016, 2:44 am

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 22 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: