Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI, FIGURES TERBARU, PUBLIC FIGURES

Mavendra Singh Gohil, Pangeran Gay pertama di India

Pangeran Manvendra Singh Gohil, Putra Mahkota Maharaja Rajpipla di Gujarat.

Pangeran Manvendra Singh Gohil, Putra Mahkota Maharaja Rajpipla di Gujarat.

Adalah Pangeran Mavendra Singh Gohil, putra mahkota Maharaja Rajpipla di Gujarat. seorang Pangeran gay pertama di India yang terbuka kepada publik tentang orientasi seksualnya. Dalam video ynag diunggah di akun youtube Come Out Loud, sebuah organisasi yang berjuang untuk mempersatukan komunitas-komunitas LGBT.

Sebenarnya Pangeran Gohil pertama kali berbicara tentang seksualitasnya adalah dalam acara talk show Oprah pada tahun 2007. Yang mungkin juga memiliki pengaruh pada penarikan pasal 377 KUHP yang mengkriminalisasi homoseksualitas di India pada tahun 2009, seperti keterangan yang ia berikan kepada Oprah dalam talk show yang menghadirkan dirinya tahun 2011. Namun sayang sekali pada tahun 2013, pasal 377 KUHP kembali disahkan di India yang berarti kembali menkriminalisasi homoseksualitas.

Berikut video perjalanan Pangeran Mavendra Singh Gohil dalam acara Oprah 

Pangeran berumur 50 tahun ini menceritakan, ia sadar bahwa ia tidak tertarik kepada lawan jenis saat ia berumur 12 atau 13 tahun. Ia mengaku tidak tahu kenapa ketertarikan itu terjadi, karena ia tidak bisa berkomunikasi dengan siapa pun. Karena mulai dari minum air pun, ia dilayani, pelayan yang mengambilkannya.

Status keningratan juga memberikannya tekanan.

“Besar dengan pelayan dan tidak punya banyak teman … tidak ada internet  … sebuah keadaan yang membingungkan.” katanya.

Ketika Gohil mulai mencari tahu seksualitasnya, sayang sekali hal tersebut membuatnya tidak diakui oleh keluarganya dan dihapuskan dari silsilah keluarganya. Akhirnya Gohil mulai keliling dunia dan membagikan ceritanya. Waktu berjalan, akhirnya orang tuanya kembali menerimanya.

Dalam videonya, Gohil mengutarakan sebuah pikiran yang sangat menyentuh dan mempunyai makna yang dalam.

“Kita semua adalah manusia. Kita harus diperlakukan dengan setara dan diberikan hak-hak yang selama ini sudah diingarkan. Apa yang kita harapkan dari masyarakat adalah cinta. Hak-Hak gay tidak bisa hanya dimenangkan di ruang sidang, tetapi juga di hati dan pikiran orang-orang yang hidup dengan kita.

“We’re all human beings. We should be treated equally and be given the rights which we have been denied. All we expect from the society is love. Gay rights cannot just be won in the courtroom, but also in the hearts and minds of the people we live with.”

 

Sumber : out.com

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 20 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: