Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Ketua Dewan Pertimbangan MUI: Belum perlu UU tentang LGBT, LGBT adalah penyimpangan yang bisa disembuhkan

Din Syamsuddin Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumber : cdccfoundation.org

Din Syamsuddin
Ketua Dewan Pertimbangan MUI
Sumber : cdccfoundation.org

Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam seminar yang diselenggarakan Partai Hanura ‘Fatwa MUI atau Undang-Undang, Perlukah Payung Hukum Penolakan LGBT?’, menilai Undang-Undang yang mengatur tentang LGBT belum dibutuhkan saat ini.

“Saya kira masih perlu waktu, jangan pendekatan kita legalisasi, formalisasi, lalu ada UU, sudah selesai. Seperti ada fatwa lalu selesai,” kata Din di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2016).

Dalam seminar yang juga dihadiri tokoh KWI, Romo Benny Susetyo, Kominioner HAM, Imadudin Rahmat dan Berliana Kartakusumah, Sekjen Hanura, Din mengatakan bahwa masih ada upaya nasional yang bisa dilakukan sebelum menerbitkan Undang-Undang. Menurutnya, pemerintah harus mengutamakan upaya dialog dan persuasif.

MUI sendiri memang sudah pernah mengeluarkan fatwa soal lesbian, gay, pencabulan, dan sodomi pada Desember 2014 silam. Di fatwa tersebut, ada rekomendasi agar DPR dan pemerintah menyusun UU soal hal ini.

“Perlukah UU? Menurut saya perlu, tapi tidak perlu sekarang. Kalau ada cara non UU, menurut saya ada. Lewat dialog, advokasi,” ujarnya mantan Ketua PP Muhammadiyah ini.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini menyebut LGBT sebagai penyimpangan seksual yang tidak muncul dari lahir, karena itu ia yakin LGBT bisa disembuhkan. Walaupun demikian, ia meminta untuk tidak membenci, mencaci maki apalagi memusuhi LGBT.

Baca juga : Menurut Ahli Neuorologi, LGBT adalah genetik dan tidak menular

Baca juga : Apakah LGBT sebuah pilihan?

Baca juga : Sejak tahun 1983, Depkes menyatakan homoseksualitas bukan gangguan jiwa
“Saya imbau umat Islam, memang ada fatwa, tapi tak perlu dibenci, dicaci maki, dimusuhi. Kita harus ulurkan tangan,” ungkap Din.

Nurdin Tampubolon Ketua Fraksi Hanura

Nurdin Tampubolon., Ketua Fraksi Hanura Sumber : beritalima.com

Ketua Fraksi Hanura DPR RI Nurdin Tampubolon, pembuka seminat tersebut mengatakan, “Diharapkan dengan seminar kita mendapatkan gambaran-gambaran dari pakar terkait payung hukum payung hukum penolakan yang sesuai bagi LGBT, kemudian ada soko guru kita disini, Prof. Dr. HM. Din Syamsudin, dari beliau kita dengar nanti. Sehingga mungkin juga masukan dari Romo, Komnas HAM, mahasiswa dari lintas kampus.”

Sumber : Detiknews beritalima.com

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: