Advertisements
ARTIKEL PENGETAHUAN TERBARU, BERITA, BERITA TERKINI, PENGETAHUAN

Mari kita peringati Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional yang ke 16

Wadam, adalah singkatan dari HaWa ADam, sebuah sebutan yang mempunyai arti sama dengan Waria. Istilah Wadam muncul pada saat kepemimpunan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin tahun 1968. Istilah wadam diperkenalkan untuk mengganti istilah lain yang berkonotasi negatif seperti banci dan bencong.

Pada tahun 1969 (sumber lain mengatakan tahun 1973) , lahirlah Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD) yang difasilitasi oleh Ali Sadikin. Karena ditentang para pemimpin ormas islam, sebutan wadam diganti dengan waria. Para pemimpin ormas tersebut tidak mau sebutan wadam digunakan karena mengandung nama Nabi, yaitu Nabi Adam.

Baca juga : Ali Sadikin Gubernur paling ramah dengan LGBT

1 Maret 1982, organisasi Gay pertama di Indonesia dan Asia pun berdiri dengan nama Lambda Indonesia yang bersekretariat di Solo, Jawa Tengah.

18 tahun kemudian, pada tanggal 17 Maret tahun 2000, di Lembaga Indonesia-Perancis Yogyakarta, Indonesian Gay Society (IGS) Yogyakarta mendeklarasikan tanggal 1 Maret sebagai Hari Solidaritas LGBTIQ.

Baca juga : Dede Oetomo, tokoh pejuang LGBT lebih dari 3 dekade

Seperti yang dituliskan di laman daring  GAYa Nusantara, nama hari peringatan sengaja mengandung kata “Solidaritas”  karena IGS memandang perjuangan emansipasi waria, gay dan lesbian membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kawan-kawan yang simpatik untuk ikut bergabung. Lembaga Indonesia-Perancis dipilih mengikuti preseden perayaan Gay Pride 1999 di Pusat Kebudayaan Perancis Surabaya. Diharapkan Perancis bisa melihat perjuangan pembebasan LGBTIQ sebagai kelanjutan  Revolusi Perancis yang mempunyai moto “Kebebasan, Persamaan dan Persaudaraan”.

Mengutip himbauan GAYa Nusantara, marilah kita semua yang peduli dan menghormati kesetaraan total semua manusia, termasuk yang berbeda orientasi seksual, identitas dan ekspresi gender dan sifat-sifat seks-nya, memperingati Hari Solidaritas ini dengan melakukan sesuatu, bagaimanapun kecilnya dan apa pun caranya, untuk terus menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang, termasuk LGBTIQ.

Satu hari lagi (besok) akan menjadi peringatan Hari Solidaritas LGBT yang ke-16. Tahun ke-16, jika dalam umur manusia, bisa dibilang adalah masa peralihan dari remaja ke dewasa, masa di mana seorang anak akan meninggalkan bangku SMP mereka. Tentunya peringatan tahun ini bisa dibilang ‘spesial’ karena LGBT(IQ) saat ini tidak hanya dibicarakan tetapi juga mendapatkan tentangan yang bertubi-tubi baik dari lembaga pemerintah maupun dari masyarakat sosial. Seperti halnya pelangi yang muncul setelah hujan reda, semoga polemik LGBT(IQ) saat ini juga akan memunculkan pelangi bagi teman-teman pelangi di Indonesia.

Selamat Hari Solidaritas LGBTIQ bagi teman-teman LGBTIQ di Indonesia.

Sumber : GAYa Nusantara

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: