Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Lebih tepat jika KPI melarang pria kewanitaan karena membuat waria sebagai banyolan bukan karena LGBT

 

Dhyta Caturini, aktivis HAM, anti kekerasan pada perempuan. kesetaraan gender, keadilan sosial. Sumber : ziliun.com

Dhyta Caturini, aktivis HAM, anti kekerasan pada perempuan. kesetaraan gender dan keadilan sosial.
Sumber : ziliun.com

Surat Edaran KPI no 203/K/KPI/02/16 tentang pelarangan penampilan pria berperilaku kewanitaan sekali lagi mendapatkan kritikan. Sebuah surat edaran yang dikeluarkan saat isu LGBT sedang ramai diperbincangkan. Setelah sebelumnya Oscar Lawalata yang melontarkan kritikan melalui akun facebooknya, lalu disusul oleh aktor Tanta Ginting, sekarang aktivis HAM dan perempuan dari One Billion Rising (OBR) pun juga mengkritik keputusan KPI tersebut.

Baca juga : Surat Edaran KPI no 203/K/KPI/02/16

Baca juga : Kritikan tajam dan cerdas Oscar Lawalata kepada KPI

Dhyta Caturani, mengatakan KPI telah melakukan diskriminasi melalui surat edarannya tersebut. Ia secara pribadi juga tidak setuju dengan tayangan-tayangan yang menampilkan pria yang berperilaku kewanitan, tetapi ia mengkritisi KPI karena ia menilai alasan KPI tidak tepat. Jika saja pelarangan diberlakukan dengan alasan bahwa tayangan tersebut menjadikan waria sebagai bahan ketawaan, maka akan lebih tepat.

“Sangat ironis ketika KPI sebagai lembaga negara jelas telah melakukan diskriminasi terhadap sekelompok orang yang bisa dikatakan minoritas,” ujar Dhyta, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2016).

Baca juga : Tanta Ginting mengatakan saat Warkop DKI dan Tessy populer, sampai sekarang juga tidak terjadi apa-apa

Perempuan yang menjadi Koordinator proyek di Engagemedia ini berpendapat bahwa ada ketidakadilan ketika LGBT dijadikan sebagai alasan dalam mengeluarkan larangan. Seolah LGBT dianggap sebagai ancaman. Dan akibatnya masyarakat seperti mendapatkan ruang untuk melontarkan ujaran kebencian terhadap LGBT.

 

Sumber : Kompas

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 24 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: