Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Sujiwo Tejo: Awas para pengutuk LGBT bisa kena karma. Bagaimana jika salah satu keluarga menjadi LGBT?

 

soedjiwo tejo

Soedjiwo Tejo, Sumber : twitter @sudjiwotedjo

 

Agus Hadi Sudjiwo. seorang budayawan yang sering dipanggil Sujiwo Tedjo. Seorang Budayawan Indonesia yang mempunyai nama cukup besar.  Terkait LGBT ia pun menuliskan beberapa tweet, bahkan Soedjiwo Tejo juga mengunggah foto yang diunggah oleh KabarLGBT, yaitu foto yang menampilkan Didik Nini Thowok dan Surat Edaran KPI no 203/K/KPI/02/16.

Baca Juga : Surat Edaran KPI tentang pelarangan pria kewanitaan pada tayangan televisi no 203/K/KPI/02/16

Terkait Surat Edaran KPI, satu hari setelah keluarnya Surat Edaran tersebut, Oscar Lawalata, seorang desainer ternama Indonesia pun juga ikut mengunggapkan kekecewaannya. Ia mengatakan bahwa keputusan KPI tersebut tidak memecahkan masalah tayangan-tayangan televisi di Indonesia saat ini.

Baca juga : Kritikan Tajam dan Cerdas Oscar Lawalata kepada KPI

 

 

Sujiwo sepertinya cukup terusik dengan ujaran-ujaran kebencian kepada LGBT yang membuatnya ber-tweet bertanda pagar (# tagar) karma. Kamis (25/2/2016, ia menuliskan di akun twitternya yang menyatakan bahwa ia berkecenderungan normal, namun bukan berarti ia berani bersumpah akan seterusnya demikian atau kemudian berani mengutuk LGBT.

“Sampai detik ini aku hetero. Entah nanti-nanti. Aku tak berani bersumpah tetap di situ, pun tak berani mengutuk yg bukan itu.#karma,” tulis @sudjiwotedjo.

Ia menambahkan bahwa selama 53 tahun hidup, ia menyimpulkan bahwa tindakan mengutuk kecenderungan seksualitas bisa mengundang karma.

Pria kelahiran 31 Agustus 1962 ini mengatakan bahwa orientasi seksual termasuk 1 dari 3 karmanya. Mengutuk adalah suatu tindakan berat katanya.

“Ya, sepanjang 53 tahun kesaksian hidupku, orientasi seksual termasuk 1 dari 3 hal yg #karma -nya berat kalau kita main kutuk,” lanjut Sujiwo Tejo.

Soejiwo pun juga menuliskan bahwa ada ayat-ayat yang tertulis dengan jelas, tetapi ada juga yang artinya tersembunyi.

Menurutnya, jika kitab suci bertentangan dengan fakta, mungkin karena tafsirnya yang salah.

Mantan wartawan kompas ini tidak setuju dengan aksi orang-orang yang menyebarkan kebencian terhadap LGBT.

Bahkan ia menantang orang-orang yang masih berani mengutuk LGBT.  Katanya, “Mau bukti? Silakan kutuk LGBT sekarang … abis itu lihat apa yang akan terjadi pada dirimu dan anak keturunanmu … #karma.

Menurutnya, kitab suci dan fakta tidak pernah berdiri sendiri-sendiri.

Ia pun menganggap pernyataan yang menganjurkan untuk tidak mengutuk LGBT adalah sama saja dengan mendukung LGBT sebagai pemikiran orang Caper yang mempunyai IQ melati.

“Jangan mengutuk LGBT = Dukunglah LGBT .. ? Ini kalau nggak kesimpulan orang Caper ya kesimpulan IQ Melati ..Tuhan Maha Asyik”

 

Berbeda dengan Sujiwo Tedjo, orang besar dari Partai Keadilan Sejahtera dan mantan Menkominfo Tifatul Sembiring justru menuliskan tweet yang berisi hadist.

#RenunganJumat: Nabi saw bersabda: siapa yang kalian dapati mengerjakan perbuatan kaum Luth [homoseksual], maka bunuhlah..~HR. Ahmad,” tulis Tifatul, Jumat pagi.

Tweet-an Tifatul pun akhirnya dihapus oleh Twitter karena dinyatakan berkonten kebencian. Berikut screenshot tweet-an Tifatul Sembiring

Tweet Tifatur Sembiring Jumat 26/2/2016

Tweet Tifatur Sembiring Jumat 26/2/2016

 

 

Sumber : Solopos

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 24 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: