Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

LGBT sepatutnya memperoleh perlindungan dan rasa aman, sebagaimana warga negara lainnya

Rahayu Saraswati, Anggota Kaukus yang juga anggota Komisi 8 dari Fraksi Gerindra Sumber : tribunnews

Rahayu Saraswati, Anggota Kaukus yang juga anggota Komisi 8 dari Fraksi Gerindra
Sumber : tribunnews

Kaukus Pancasila menghimbau agar negara memberikan perlindungan kepada komunitas LGBTdari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan atas dasar apapun.

Anggota Kaukus yang juga anggota Komisi 8 dari Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati, menegaskan ” Terlepas dari perdebatan medis maupun agama, faktanya mereka adalah warga negara yang sudah sepatutnya memperoleh perlindungan dan rasa aman, sebagaimana warga negara lainnya,” kata Anggota Kaukus yang juga anggota Komisi VIII DPR Rahayu Saraswati dalam keterangannya, Minggu (21/2/2016)

Politikus Gerindra itu mengatakan pihaknya sangat prihatin atas perlakuan buruk yang selama ini dialami oleh kelompok LGBT. Dimana stigma dan provokasi kebencian telah meluas sedemikian rupa dan dapat mengakibatkan potensi kekerasan dan diskriminasi terjadi secara terus menerus.

Ia mencontohkan, peristiwa intoleransi yang dialami oleh Pondok Pesantren Al Fatah di Banguntapan Yogyakarta hari ini menunjukan bukti akibat dari stigma dan provokasi kebencian yang terus bergulir tanpa penanganan yang tegas dari Pemerintah. Sekelompok orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai Front Jihad Islam (FJI), pada Jumat pagi (19/2) telah menyebarluaskan ajakan untuk menolak dan menyegel Ponpes Waria yang ada di Yogyakarta.

Saras mengatakan kaukus menyesali, adanya tindakan sekelompok masyarakat yang tidak berdasarkan hukum, menebarkan kebencian dan ketakutan terhadap kegiatan ponpes, yang semestinya dipandang sebagai kanalisasi positif kelompok waria yang selama ini sangat rentan dan terdiskriminasi secara sistematis. Tindakan mana justru menghapuskan pilihan-pilihan positif yang tersisa bagi mereka. ” Inisiatif seperti yang dilakukan oleh Ponpes Al Fatah, merupakan inisiatif yang semestinya dikembangkan untuk mewujudkan Islam sebagai Rahmatan lil alamin ” ujar Koordinator I Kaukus yang juga anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq.

Eva Kusuma Sundari, anggota Komisi XI DPR RI Sumber : rmol.co

Eva Kusuma Sundari, anggota Komisi XI DPR RI
Sumber : rmol.co

Sementara anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP, Eva Sundari, mengingatkan sila kemanusiaan yang adil dan beradab. Kemudian, sila persatuan Indonesia, semua warga negara sama kedudukannya di mata hukum dan konstitusi terlepas dari latar belakang suku, agama, maupun orientasi seksualnya. Dalam hal ini, kata Eva, negara tidak bisa membiarkan tindakan kekerasan di luar hukum yang bermaksud memaksakan keyakinannya dan menciptakan diskriminasi terhadap warga negara lainnya.

“Negara harus memastikan bahwa seluruh tindakan warga negaranya didasarkan dan tidak bertentangan dengan konstitusi, bukan atas dasar yang lainnya, termasuk yang menggunakan justifikasi agama. Dalam prinsip demokrasi, mayoritas semestinya melindungi minoritas, bukan justru menghina, melecehkan atau mengucilkan,” ujarnya.

Sesuai Nawacita di cita ke 3, kata Eva, Negara harus hadir untuk mewujudkan toleransi, serta memastikan para Kepala Daerah dan Birokrasi pusat dan daerah, mewujudkan sumpahnya untuk menegakkan pancasila dan konstitusi.

Untuk itu, Kaukus Pancasila menghimbau agar Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah, memastikan perlindungan kepada seluruh warga negara, tidak terkecuali kelompok LGBT, dari segala bentuk diskriminasi maupun kekerasan atas dasar apapun;

Eva mengatakan pihaknya meminta Kepolisian RI segera mengambil tindakan tegas, sesuai Surat Edaran tentang Ujaran Kebencian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk mencegah atau menindak para pelaku penyulut kebencian, diskriminasi, maupun kekerasan terhadap kelompok LGBT.

“Agar Kementerian Pendidikan dan Kementerian atau lembaga negara terkait, mengembangkan pendidikan kewarganegaraan dan prinsip negara hukum, serta menciptakan suasana kondusif untuk tumbuhnya toleransi di tengah-tengah masyarakat serta kesatuan dan persatuan, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Sumber : Tribunnews

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: