Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Kominfo tidak serta merta memenuhi permintaan PKS untuk memblokir situs-situs terkait LGBT

M. Yamin. Anggota Panel Kominfo yang membidangi pornografi Sumber : kompasiana

M. Yamin. Anggota Panel Kominfo yang membidangi pornografi
Sumber : kompasiana

Panel Sensor Konten Negatif yang beranggotakan 40 orang dari berbagai kalangan ini mengatakan siap memenuhi permintaan  pemblokiran situs-situs terkait LGBT oleh Nasir Djamil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), jika sesuai dengan aturan.

M. Yamin, anggota panel yang membidangi pornografi mengatakan bahwa siapa pun bisa melaporkan situs-situs terkait LGBT , namun akhirnya diblokir atau tida tergantung kontennya. Seperti halnya permintaan PKS, ia meminta PKS untuk menunjukan situs-situs tersebut dan menjelaskan kenapa harus diblokir.  Ia bahkan mengatakan bahwa tanpa diminta pun jika situs tersebut menampilkan pornografi, pihak panel akan langsung memblokir. Bukan karena LGBT-nya.

“Kalo bilangnya propaganda LGBT, harus ditunjukkan. Kalo mengajak orang lain untuk berpikiran sama (menjadi LGBT), kami siap memblokir. Tapi jika tidak terkait hal tersebut, ya tidak akan menutup aksesnya,” papar Yamin.

“Bukan karena LGBT-nya, tapi karena ada konten pornografi di dalamnya. Jika isi situs jelas (tidak mengandung porno dan ajakan) kenapa pula harus diblokir,” papar Yamin.

Yamin sendiri mengatakan bahwa panel bersifat netral.

“Kami tidak mendukung (LGBT), tapi tidak pula menolak. Panel sifatnya netral, membahas situs dari berbagai sisi. Kalo setiap orang berteriak ada situs propaganda, lalu minta ditutup, ya tidak bisa. Harus jelas dulu situs tersebut seperti apa,” imbuh Direktut Eksekutif Domain Name System (DNS) Nawala Nusantara ini.

Sebelumnya diberitakan dalam rapat gabungan Komisi I dan III DPR dengan kementerian/lembaga di bawah Kemenko Polhukam, Anggota F-PKS Nasir Djamil meminta pemerintah menutup situs terkait propaganda lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Baca juga : Kemenkominfo memblokir 477 situs terkait LGBT

Sebelumnya dengan tegas Nasir Djamil meminta situs-situs terkait LGBT untuk ditutup, layaknya situs-titus propaganda terorisme.

“Jadi jangan hanya situs yang dianggap propaganda terorisme saja yang ditutup, LGBT juga,” kata Nasir di Ruang Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Baca juga : Pemblokiran situs-situs terkait LGBT sama saja mempromosikan ketidak toleranan di masyarakat

Ia bahkan memberi contoh kebijakan Putin yang melarang LGBT.

Emoji LGBT sendiri sudah pernah dilarang oleh pemerintahan Putin, tetapi pengadilan memenangkan pihak Apple, sehingga emoji LGBT masih bisa diakses di Rusia.

Baca juga : Putin gagal memblokir emoji -sticker- LGBT

“Putin saja sudah melarang. Irak justru memerintahkan poligami. Lalu di Singapura, sudah tegas melarang gay. Mana sikap Indonesia? Aib ini kalau dibiarkan! Tadi Pak Alimin dari PAN sudah sampaikan tentang umat Nabi Luth yang dihancurkan karena LGBT itu. Itu betul, Pak,” tutur pria yang akrab disapa Habib itu

Sumber : detiknews

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: