Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Berkat celah diplomatik, mereka berhasil menikah di Australia

James Hanley dan Dan Waknin Sumber: pinknews

James Hanley dan Dan Waknin
Sumber: pinknews

Belum lama ini 5/2/2016 sepasang gay mengikat tali pernikahan mereka di Australia. Seperti diketahui, bahwa Australia belum melegalkan pernikahan sesama jenis. Hanya beberapa daerah saja yang memberikan payung hukum hubungan pasangan sesama jenis, tetapi tidak dalam bentuk penrikahan.

Adalah James Hanley dan Dan Waknin, tidak kehabisan akal, mereka pun mencari celah diplomatik. Bagaimana mereka melakukannya?

James Henly ternyata memiliki dua kewarganegaraan, Australia dan Inggris. Oleh karena itu ia diizinkan menikah dengan Waknin di Konsulat Inggris di Sydney, Australia. Mereka membayar 600 AUD, atau sekitar 294 Poundsterling. Walaupun pernikahan mereka tidak diakui di Australia, tetapi di bawah hukum-hukum di Inggris, pernikahan mereka diakui.

“It was fantastic – it feels quite surreal,” Mr Hanley told the MailOnline.

                “Ini luar biasa -Rasanya sedikit surrealis -aneh tapi nyata.”

BACA JUGA : Negara-negara yng melegalkan hubungan sesama jenis

Menurut mereka, hanya ada beberapa orang yang sudah melakukan hal yang sama. Hanley pun berharap bahwa Pemerintah Australia akan segera melegalkan pernikahan sesama jenis, sehingga pernikahan mereka juga akan diakui di Australia.

“For me, it’s more just a surprise that it in 2016 and it’s still a debated issue,” he said.

“Bagiku, ini lebih dari sebuah kejuatan, tahun 2016 dan  ini masih menjadi sebuah bahan perdebatan ,”

“There are so many bigger issues out there than this.”

“Ada banyak isu yang lebih besar dari pada (isu) ini.”

“Society and the world is slowly coming around to it – a lot more people these days are very open to it and legalising it will be a big step in eliminating homophobia in the next generation.”

“Masyarakat dan dunia pelan-pelan menyetujuinya – Sekarang ini ada lebih banyak orang yang sangat terbuka, dan Pelegalan pernikahan sesama jenis akan menjadi sebuah langkah besar dalam mengeliminasi homofobia pada generasi berikutnya.”

Sebenarnya mayoritas publik di Autralia  mendukung pelegalan pernikahan sesama jenis, tetapi pemerintahan saat ini menolak untuk menjadikan isu ini bahan voting di Parlemen Australia. Pemerintah Australia merencanakan Marriage Plebiscite (voting publik) setelah pemilu tahun 2017.  Banyak yang menganggap itu adalah sebuah rencana yang mahal, sangat birokratis dan pointless.

sumber: pinknews

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: