Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Anggota Dewan muslim menikahkan pasangan gay di Spanyol

Untuk membuktikan bahwa memisahkan nilai-nilai agama dari tugas kemasyarakatan sebenarnya mungkin saja, seorang anggota dewan perempuan beragama islam di Spanyol memimpin upacara pernikahan sesama jenis awal bulan ini (januari 2016). Kesetaraan Pernikahan sendiri  sudah legal di Spanyol sejak 2005.

Berikut ini foto Fatima Taleb menikahkan 2 orang laki-laki yang tersebar luas di media sosial, memunculkan respon-respon beragam.

Fatima Taleb dan satu pasangan gay ynag bari ia nikahkan Sumber : newnownext.com

Fatima Taleb dan satu pasangan gay ynag bari ia nikahkan
Sumber : newnownext.com

“Muslim councilor Fatima Taleb officiates a gay wedding in Spain. (cc: Kim Davis in Kentucky. This is how it’s done)” tweeted Muslim writer Laila Lalami.

— “Anggota Dewan beragama islam, Fatima Talem memimpin upacara pernikahan gay di Spanyol. (cc: Kim Davis di Kentucky. Beginiah ini dilakukan)” Tweet seorang penulis muslim Laila Lalami.

Dalam berita Morocco World News, salah satu komentator mengutarakan “Religion should be personal belief. It should never be evangelical.”,

—-“Agama seharusnya menjadi kepercayaan pribadi. Seharusnya itu jangan pernah menjadi evangilis.”

Yang lain mengatakan,  “You CAN NOT officiate gay marriages it is against Islam. Taleb has sold her soul to the devil.”

— “Anda TIDAK BISA memimpin upacara pernikahan gay, ini bertolak belakang dengan islam. Tales sudah menjual dirinya kepada iblis.”

Politikus berumur 39 tahun ini adalah anggota dewan terpilih  wanita muslim pertama di Badalona, yang berlokasi di Catalonia bagian selatan. Dipercaya bahwa program parpolnya, persatuan, multikultutalisme dan toleransi merupakan faktor besar dalam kemenangannya pada bulan juni 2015.

“We need to breathe clean air, without racism, without xenophobia and discrimination, we need a diverse society that includes all groups without exception,” Taleb said during the campaign.

— “Kita harus menghirup udara bersih, tanpa rasisme, tanpa xenofobia dan diskriminasi, kira memerlukan masyarakat yang majemuk yang memasukkan semua kelompok tanpa terkecuali,” tutur Tales selama berkampanye.

“If you do not know your neighbor, you believe all the rumors and stereotypes that circulate about [them]. If you approach them, you talk to them, you know their culture, their thinking and their religion—you can break down barriers,” she told El Pais

—“Jika kalian tidak mengenal tetangga kalian, kalian (akan) percaya semua rumor dan stereotip yang mengelilingi mereka. Jika kalian mendekati mereka, berbicara pada mereka, kamu akan mengenal kebudayaan mereka, pemikiran mereka dan agama mereka -penghalang-penghalang bisa kalian dobrak,” katanya kepada El Pais.

sumber : newnownext.com. moroccoworldnews.com

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 24 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: