Advertisements
FILM, HIBURAN

Film : Fingersmith

Maud, Sue dan Rivers sumber foto : BBC

Maud, Sue dan Rivers
sumber foto : BBC

Zaman Ratu Victoria, Britania Raya, merupakan zaman keemasan Britania, bagaimana tidak, kekuasaan teritorial mereka adalah 1/3 dunia. Ini menjadikan pediode emas kerajaan Britania Raya, setelah pemerintahan Raja Henry VIII. Pada zaman Ratu Victoria, mereka mereka menjunjung tinggi dan mempertontonkan gambaran keluarga yang ideal, hangat dan penuh kebahagiaan. Tetapi dibalik sandirawa publik tersebut, sebenarnya banyak terjadi skandal-skandal seksual. Kriminalitas dimana-mana, serta kotornya kota London, Anak-anak terlantar, dan wanita-wanita yang bunuh diri karena diusir dari keluarganya.

Fingersmith adalah film seri yang diangkat dari Novel Sarah Waters, yang menjadi Nominasi pada ajang Penghargaan Man Booker. Tayang di BBC tahun 2005, disutradai oleh Aisling Walsh. Menceritakan pertemuan dua orang gadis yang hidup pada zaman Ratu Victoria, ketika Trio  bernama Fingersmith mencoba merencanakan penipuan terhadap seorang gadis yang merupakan pewaris harta dari keluarga berada. Dalam film  ini potongan-potongan kejadian yang terjadi di dua tempat berbeda, yaitu  lorong-lorong Darkinson dan suramnya sebuah rumah mewah berarsitektur gothic pada tahun 1862.

Film ini terdiri dari dua bagian.

Bagian pertama :

Adalah Sue Trinder, seorang anak yatim piatu,  yang dipelihara oleh Nyonya Sucksby. Yang ternyata seorang wanita yang mendidik gadis-gadis untuk menjadi copet, termasuk Sue. Tetapi datangnya Rivers, seorang laki-laki yang mempunyai rencana jahat. Dia berencana mencuri harta warisan seorang gadis dari keluarga kaya. Mendapat tawaran 3000 poundsterling. Nyonya Sucksby pun menyanggupi.

Akhirnya Sue pun dimasukkan ke rumah gadis muda kaya bernama Maud Lily, sebagai pelayan, karena salah satu pelayan pribadinya sudah keluar. Rivers merencakan Sue untuk menjadi teman baik Maud untuk melancarkan rencananya. Ternyata antara Sue menaruh hati pada Maud dan tidak ingin membiarkan Maud masuk perangkap Rivers. Setelah menikah River meencakanan memasukkan Maud ke rumah sakit jiwa sehingga dia bisa menguasai harta warisannya.

Ternyata apa yang terjadi di luar bayangan Sue, karena Sue lah yang direncanakan dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa. Tak disangka pula, ternyata Maud juga sebagai dalang dalam rencana tersebut. Dia melakukannya karena dia ingin melarikan diri dari rumah pamannya.

Bagian kedua:

Setelah memasukkan Sue ke rumah sakit jiwa, Maud dan Rivers pun pergi ke London menuju rumah Nyonya Sucksby. Ternyata Nyonya Sucksby adalah otak dari rencana ini.

Tanpa mereka sadari, ternyata Sue dan Maud sudah bertukar tempat sejak kecil.

Maud ikut menjadi dalang dalam rencana iki karena dia sudah tidak tahan hidup dengan pamannya yang sering menyiksanya. Dia melihat dengan menikahi Rivers, maka dia bisa keluar dari rumah pamannya. Tetapi menyadari kesalahannya, apalagi betapa besar perasaan cintanya terhadap Sue. Dia pun ingin menyelamatkan Sue, apalagi setelah tahu dia sudah dijauhkan dari orang-orang yang mencintainya (keluarganya dan dia sendiri).

Akhirenya dia keluar dari rumah Nyonya Sucksby untuk mencari Sue tetapi dia tidak sadar bahwa jalanan di kota London pada malam hari sangat berbahaya. Akhirnya dia ditangkap oleh seorang pemburu seks. Tapi akhirnya dia bisa melarikan diri.

Di rumah sakit jiwa, akhirnya Sue bisa melarikan diri dengan keahlian yang dia pelajari sebagai pencopet.  Dengan marah dia ingin mencari Maud dan Rivers. Sue pun menyambangi Maud, Rivers dan Nyonya Sucksby. Pertengkaran pun terjadi, dan akhirnya Rivers pun terbunuh di tangan Maud.  Walaupun Maud yang bersalah, Nyonya Sucksby mengaku sebagai pembunuhnyaagar kedua gadis itu terselamatkan.

Maud pun pergi. Setelah Sue mengetahui bahwa sebenarnya Maud tidak tahu-menahu tentang rencana itu, Sue pun pergi mencarinya dan akhirnya mereka dipertemukan kembali.

 

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 20 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: