Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Kota Bandung pun senada

Ridwan Kamil, Walikota Bandung Sumber foto : youtube

Ridwan Kamil, Walikota Bandung
Sumber foto : youtube

Masih seputar pelarangan LGBT di universitas, kali ini Wali kota Bandung, yang sering dipanggil Kang Emil mengutarakan pendapatnya ke media.

Berikut kutipan dari merdeka.com 26/1/2016

“Kalau masalah LGBT ini, kami hidup tidak bisa sebebas-bebasnya seperti yang kita mau. Bahwa sebagian dari kita ‘berbeda’ kita kan gak tahu ya itu urusan masing-masing. Tapi pada saat ke ranah dan membuka diri kemudian mengajak secara tidak langsung, menurut saya itu yang melanggar etika dan norma dan pasti saya tindak,” ujar Ridwan kepasa Merdeka Bandung saat ditemui di rumah dinas wali kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Selasa (26/1).

“Kami hidup di Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara. Ada norma yang tidak boleh dilanggar. Kalaupun ada preferensi seksual pribadi, tidak boleh terekspose atau melakukan kampanye publik terhadap norma yang tidak diterima di Indonesia,” kata Emil.

“Jadi kalau ada publikasi akun begitu, pasti saya cari upaya untuk memblokir atau melakukan tindakan. Pentingnya keluarga teh kan di situ. Makanya tahun ini kami akan ada program insyaallah magrib mengaji, launching pendidikan karakter kota Bandung berbasis agama, budaya sunda, bela negara, cinta lingkungan salah satunya memprotect itu,” papar Emil.

Tahun lalu, tepatnya 11 Desember 2015 (seperti diberitakan harian kompas.com), Bandung ingin mencanangkan diri sebagai kota ramah HAM.  Apakah berarti hak-hak LGBT tersebut tidak termasuk dalam HAM?

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menandatangani piagam HAM Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis (10/12/2015) malam. sumber foto: kompas.com

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menandatangani piagam HAM Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Kamis (10/12/2015) malam.
sumber foto: kompas.com

Pencangannya tersebut diwujudkan dengan peluncuran piagam HAM yang dilakukan, di Pendopo Kota Bandung, Kamis (11/12/2015) malam.

“Kita ada pencanangan Bandung sebagai Kota HAM. Bukan berarti Bandung sudah sempurna justru ini mengawali bahwa kita akan berkomitmen sesuai standar PBB supaya masalah HAM ini jangan versi masing-masing,” kata Emil.

Piagam HAM itu merupakan tindak lanjut deklarasi Bandung Kota HAM pada 2 April lalu. Piagam itu dibuat dengan pendampingan dari Pusat Advokasi HAM (PAHAM) FH Unpad dan Foundation For Interntional Human Rights Reporting Standards (FIHRRST).

Emil melanjutkan, Bandung didaulat menjadi kota ramah HAM setelah ada audit nilai hak asasi disejumlah kelurahan. Poin penilaiannya antara lain, keberpihakan terhadap minoritas, statistik terjadinya pelanggaran HAM dan lainnya.

“PBB punya program, kota di dunia harus punya program ramah HAM tapi Bandung diberi percontohan ada kelurahan yang telah diaudit,” kata dia.

“Jadi basis penilaian itu mengaudit 151 kelurahan. Kita berkomitmen seluruh kelurahan harus sesuai standar PBB untuk komitmen kota ramah HAM,” tambahnya.

sumber: merdeka.com dan kompas.com

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 24 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: