Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Menristek Indonesia melarang masuknya komunitas LGBT di Universitas.

Menristek Muhammad Nasir sumber foto: okezone.com

Menristek Muhammad Nasir
sumber foto: okezone.com

Seperti sebagian banyak orang bilang, bahkan Psikolog dan Psikiater mengatakan, homoseksualitas itu bukan penyakit, sedangkan phobia itu adalah sebuah penyakit ketakutan yang berlebih, dan pastinya Homophobia juga merupakan satu dari kelompok phobia yang sering ditangani psikolog dan psikiater.

Dalam berita yang diterbitkan Antara tanggal 23 januari 2016, Menteri Riset dan Teknologi -Menristek- Muhammad Nasir berkata “Masa kampus untuk itu? Ada standar nilai dan standar susila yang harus dijaga. Kampus adalah penjaga moral”.  Ucapnya pada saat peresmian Universitas baru PGRI Semarang. Terdengar gaduh mungkin ya ditelinga ketiga. Tetapi ini membuktikan sebatas mana pemahaman seorang Menristek, orang tertinggu dalam departemen pendidikan.  LGBT ternyata masih diidentikkan dengan perilaku moral jelek. Betapa buruk sangkanya menteri kita yang satu ini terhadap komunitas LGBT.

Ternyata pernyataan ini menganggapi kegiatan Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) di kampus Universitas Indonesia yang menawarkan konseling bagi kelompok LGBT. Muhammad Nasir pun sampai menghubungi rektor UI untuk menanyakan hal tersebut. Jawaban UI, sebagai Universitas nomer satu di Indonesia ini menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berizin.

“Begitu dapat informasi, saya langsung hubungi Rektor UI. Ternyata, kegiatan itu tidak mendapatkan izin dari UI,” kata mantan Rektor Universitas Diponegoro itu. Ucapan senada juga keluar dari salah satu anggota dewan dari PKS MUhammad Nassir Djamil, “Kelompok LGBT tidak boleh dibiarkan berkembang dan diberi ruang segala aktivitasnya. Apalagi, komunitas LGBT disinyalir masuk ke kampus dengan kelompok kajian atau diskusi ilmiah,”

Pihak UI pun sedang melakukan penyelidikan tentang pokok masalah mencuatnya isu LGBT di kampus ini.  Kepala Humas dan KPI UI, Rifelly Dewi Astuti, mengatakan “”Sedang dipanggil sama Direktur Kemahasiswaan. Ini kan harus disikapi dengan bijak, dibahas dengan musyarawah dan dicari titik temunya,” seperti ditulis detik.com

  1. Dalam menyelenggarakan kegiatannya, SGRC tidak pernah mengajukan izin kepada pimpinan Fakultas maupun UI ataupun pihak berwenang lainnya di dalam kampus UI.
  2. UI tidak bertanggung jawab atas segala kegiatan yang dilakukan oleh SGRC
  3. SGRC tidak memiliki izin resmi sebagai Pusat Studi/Unit Kegiatan Mahasiswa/Organisasi Kemahasiswaan baik di tingkat Fakultas maupun UI
  4. Untuk itu, dengan tegas UI menyatakan SGRC tidak berhak menggunakan nama dan logo UI pada segala bentuk aktivitasnya.

Pada tanggal 24 januari 2016, Minggu Pagi. Menristek Muhammad Nasir memberikan pernyataan pada Detik.com “”LGBT ini tidak sesuai dengan tataran nilai dan kesusilaan bangsa Indonesia. Saya melarang. Indonesia ini tata nilainya menjaga kesusilaan,” dia menegaskan bahwa LGBT tidak boleh masuk di kampus-kampus. “Saya melarang di semua perguruan tinggi di Indonesia yang berada di bawah Kemenristek Dikti,” tegasnya.

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 23 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: