Advertisements
BERITA, BERITA TERKINI

Sekolah LGBT di Atlanta mencari murid-murid.

Ditulis di media advocate.com 4 januari 2016, dikatakan bahwa LGBTQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer) -dan guru-guru- akan mendapatkan tempat khusus untuk belajar dan bekerja mulai tahun depan.

Kepada media-media Pride School Atlanta sebagai sekolah pertama yang secara khusus dibentuk untuk LGBT dan untuk mereka yang merasa tidak aman di sekolah mereka serta mengalami bully -ejekan, cemoohan- akan dibuka pada bulan desember tahun ini.

Christian Zsilavetz , pendiri Pride School Atlanta sumber foto : advocate.com

Christian Zsilavetz , pendiri Pride School Atlanta
sumber foto : advocate.com

Christian Zsilavetz, seorang transgender berumur 45 tahun yang sudah mengantongi pengalaman mengajar selama 25 tahun adalah pendiri sekolah ini. Dia mengatakan bahwa sekolah ini tidak hanya diperuntukkan untuk LGBTQ tetapi untuk siapa saja yang merasa mereka sudah diperlakukan tidak layak di sekolah mereka karena menjadi seseorang yang berbeda.

“Anak-anak mendapatkan ijin penuh untuk menjadi diri sendiri -begitu juga pengajar.” Christian Zsilavetz menambahkan. “Di mana tidak akan ada pertanyaan-pertanyaan ‘Apakah guru ini akan menjadi sosok untuk saya yang dengannya saya bisa menjadi diri saya sendiri?’ Ini adalah tempat dimana murid-murid bisa terbuka dan menjadi sosok terbaik yang mereka bisa.”

Sekolah privat ini akan dibuka di tempat di mana  the Unitarian Universalist Congregation of Atlanta berada saat ini. Biaya sekolah pertahun sekitar 13.000 Dollar Amerika. Tetapi bantuan keuangan juga akan ada bagi murid-murid yang membutuhkan.

Seolah ini akan menjadi sekolah pertama dengan konsep seperti ini di negara bagian Georgia, bahkan seluruh Negara Bagian Selatan di Amerika Serikat.  Sekolah ini mengadopsi model sekolah New York City’s Harvey Milk High School yang dikelola oleh the Hetrick-Martin Institute yang sudah menggunakan metode yang membebaskan pengajar menyesuaikan kurikulum masing masing murid sesuai ketertarikan mereka masing-masing.

Penelitian menunjukkan bahwa murid-murid LGBt cenderung mendapatkan perlakuan kasar dan cemoohan di sekolah dibandingkan teman-teman mereka yang secara normatif dianggap normal. Hal ini menyebabkan murid-murid LGBT mendapatkan hambatan untuk mendapatkan prestasi yang bagus di sekolahnya. Pada bulan April 2015 Kongres Demokrat meminta Departemen Federal Pendidikan untuk melakukan tindakan terhadap kekerasan dan cemoohan yang dialami murid-murid LGBT di sekolah.

The Gay, Lesbian, and Straight Education Network’s Latest School Climate melaporkan pada tahun 2013 bahwa murid-murid LGBT di sekolah mengalami diskriminasi yaitu 65 % mengatakan mendengar omongan anti-LGBT dengan level “SERING” dan 30% mengatakan dalam sebulan setidaknya 1 kali mereka bolos karena merasa tidak aman berada di sekolah. Pada tahun sebelumnya bahkan 85% murid melaporkan bahwa mereka mendapatkan perlakuan kasar secara lisan.

Diskriminasi seperti itu terhadap murid-murid LGBt selain mengakibatkan depressi, bunuh diri dan pemakaian narkotia juga bisa menyebabkan murid-murid memutuskan keluar dari sekolah. Itu dah yang dikatakan Emma Grace seorang Queer berumur 16 tahun yang juga mengutakan bahwa dia akan mendaftar di Pride School Atlanta.

“Saya rasa sangat dibutuhkan sebuah sekolah di mana LGBT mendapatkan lingkungan yang kukuh,” tambahnya. “Ini adalah masalah yang masih sangat tersembunyi. Tidak ada banyak orang yang membicarakannya karena mereka takut.”

sumber : advocate.com

 

Advertisements

About Kabar LGBT

Korannya Komunitas LGBT Indonesia

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan Pesan!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Advertisements

Ikuti Tweet kami

Follow Kabar LGBT on WordPress.com

Join 20 other followers

Komunitas kami

%d bloggers like this: